Liputan6.com, Jakarta Nomor punggung 10 di Barcelona bukan sekadar angka di jersey. Itu adalah simbol kejayaan, tanggung jawab, dan bakat luar biasa yang melekat pada para legenda klub.
Kini, nomor keramat itu dikenakan oleh Lamine Yamal yang baru berusia 18 tahun. Ia menjadi pemain termuda yang pernah diberi kehormatan tersebut dalam sejarah Barcelona.
Advertisement
Sebelumnya, nomor ini sempat dikenakan oleh Ansu Fati selama tiga musim setelah kepergian Lionel Messi. Setelah sempat kosong selama satu musim, nomor 10 kini kembali hidup di punggung Yamal.
Nomor 10 memiliki sejarah panjang yang dipenuhi oleh para pemain luar biasa dari berbagai generasi. Beberapa nama yang pernah mengenakannya telah mengukir warisan abadi di Camp Nou.
Mereka menjadi ikon, panutan, sekaligus penyelamat dalam berbagai momen penting. Masing-masing dari mereka memiliki gaya bermain unik yang menginspirasi jutaan penggemar.
Berikut ini adalah lima pemain top Barcelona yang pernah memakai nomor punggung 10 sebelum Lamine Yamal.
1. Lionel Messi
Lionel Messi adalah sosok paling identik dengan nomor 10 Barcelona. Ia mengenakannya sejak musim 2008/2009, menggantikan Ronaldinho yang pergi ke AC Milan.
Selama lebih dari satu dekade, Messi mengubah wajah klub dengan torehan gol, assist, dan momen-momen magis. Ia mencetak lebih dari 600 gol dan meraih empat gelar Liga Champions.
Messi juga membawa Barcelona memenangkan 10 gelar La Liga dan tujuh Copa del Rey. Ia meraih enam Ballon d'Or selama mengenakan nomor 10.
2. Ronaldinho
Sebelum Messi, nomor 10 adalah milik Ronaldinho yang direkrut dari PSG pada 2003. Kehadirannya membangkitkan kembali semangat klub setelah periode suram.
Ronaldinho memukau dengan senyum dan skill luar biasa yang memikat publik Camp Nou. Ia mencetak gol ikonik, termasuk saat disambut tepuk tangan di Santiago Bernabéu.
Pemain asal Brasil ini memenangkan dua gelar LaLiga dan satu Liga Champions. Ia juga meraih Ballon d'Or pada 2005 berkat performanya di Barcelona.
3. Rivaldo
Rivaldo mengenakan nomor 10 Barcelona antara 1997 hingga 2002. Ia dikenal sebagai gelandang serang kreatif dengan tendangan kaki kiri yang mematikan.