Liputan6.com, Jakarta- Timnas basket putri Indonesia harus menelan kekalahan ketiga di penyisihan Grup A FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A. Korea Selatan memberikan kekahalan 62-95 di Shenzhen Sports Center, China, Rabu (16/7/2025), Indonesia kalah 62-95.
Pada laga tersebut, Timnas Putri Indonesia sempat menyulitkan Korea di kuarter pertama. Perlawanan mereka mampu menipiskan jarak menjadi 22-25 pada kuarter awal ini.
Advertisement
Memasuki kuarter kedua, Korea berhasil menjauh usai unggul 48-34. Pada kuarter ketiga, Indonesia berusaha lagi memangkas jarak namun di saat yang sama Korea juga aktif menabung poin. Kuarter ini kedudukan menjadi 48-72 untuk keunggulan Korea.
Pada kuarter akhir, Indonesia menambah 14 poin sehingga kedudukan menjadi 62-95 karena Korea juga mampu menjauh dengan tambahan 23 angka.
Pemain naturalisasi Kimberley Pierre-Louis mencatatkan poin terbanyak untuk Indonesia dengan 16 poin dan 7 rebound. Lalu Faizzatus Shoimah usai mencetak 11 angka, 2 rebound, dan 1 asis.
Kemudian dari Korea ada Jihyun Park yang menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 18 poin, 5 rebound, dan 7 asis. Lalu Jihyun Shin mencetak 15 poin, 1 rebound dan 2 asis.
Bagi Indonesia, menjadi kekalahan ketiga Indonesia di ajang ini. Sebelumnya Indonesia keok dari China dan Selandia Baru. Kondisi ini membuat Indonesia menjadi juru kunci klasemen Grup A.
Kalah Kelas
“Memang secara kelas, mereka di atas kita. Speed dan akurasinya luar biasa,” terang Pelatih Timnas Putri Andrie Ekayana usai pertandingan.
Meski selalu kalah di Grup A, Indonesia masih bisa bertahan di Divisi A. Syaratnya mampu menang di pertandingan perebutan peringkat ketujuh. Indonesia harus berhadapan dengan Lebanon di perebutan peringkat tujuh Pertandingan melawan Lebanon akan berlangsung pada Jumat (17/7/2025).
“Dengan modal dari 3 game awal ini, semoga bisa membantu kita menang melawan Lebanon, dan bertahan di Divisi A,” jelas Andrie Ekayana.
Bertahan di Divisi A
Indonesia harus berebut tiket bertahan di Divisi A dengan Lebanon karena mereka bernasib sama dengan Indonesia di ajang ini. Mereka kalah atas Australia, Jepang, dan Filipina di penyisihan Grup B.
Lebanon sendiri merupakan tim dengan peringkat 8 Asia atau 54 dunia. Artinya secara perbedaan peringkat dengan Indonesia tidak terlalu jauh karena Indonesia ada di peringkat 9 dunia atau 57 dunia.