Profil Toni Firmansyah: Gelandang Tangguh Asal Surabaya, Pernah Jebol Gawang India Lewat Free Kick

Toni Firmansyah, gelandang muda Persebaya kelahiran Surabaya 2005, melewati perjalanan sulit dari trial berulang hingga jadi bintang Timnas U-20 Indonesia.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 15 Juli 2025, 09:38 WIB
Selebrasi gelandang Timnas Indonesia U-20, Toni Firmansyah setelah menjebol gawang Thailand U-20 pada laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2024) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Toni Firmansyah, pemain gelandang berusia 20 tahun asal Surabaya, menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian dalam dunia sepak bola Indonesia. Lahir pada 14 Januari 2005, sosok yang berasal dari Benowo ini telah membuktikan kualitasnya baik di level klub maupun tim nasional.

Perjalanan karier Toni dimulai dari SSB Putra Mars sebelum bergabung dengan akademi Persebaya. Sebagai produk asli kompetisi internal Bajul Ijo, ia memulai langkah pertamanya di tim junior Persebaya U-13.

Dedikasi dan konsistensi menjadi kunci kesuksesan Toni dalam mengembangkan kemampuan bermainnya. Ia secara bertahap menapaki jenjang karier dari Persebaya U-14, U-16, hingga U-18.


Perjalanan Menuju Tim Utama Persebaya

Gelandang muda Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah. (Bola.com/Aditya Wany

Jalan menuju skuad utama Persebaya bukanlah hal yang mudah bagi Toni. Pemain berpostur 167 cm ini harus menjalani proses trial sebanyak dua kali sebelum akhirnya diterima.

Kesempatan emas datang pada Mei 2023 ketika ia mendapat panggilan kedua untuk trial bersama tim senior. Pada kesempatan tersebut, Toni berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih tempat di skuad utama.

Debut resmi Toni di Liga 1 terjadi pada 1 Juli 2023 dalam pertandingan melawan Persis Solo. Laga bersejarah tersebut berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta.


Prestasi di Level Junior

Pada menit ke-57, Toni Firmansyah berhasil menambah gol timnas Indonesia U-20 ke gawang Maladewa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Catatan prestasi Toni di level junior cukup mengesankan selama membela berbagai tim muda Persebaya. Pada tahun 2018, ia turut mengantarkan Persebaya U-13 meraih juara Piala Soeratin.

Pencapaian lainnya datang ketika ia membantu tim U-16 dan U-18 meraih peringkat ketiga di Elite Pro Academy. Prestasi tersebut diraih masing-masing pada tahun 2018 dan 2022.

Performa impresif di level junior membuat Toni mendapat julukan sebagai "penerus Marselino Ferdinan". Perbandingan ini mengacu pada eks pemain Persebaya yang lebih senior dan telah menunjukkan kualitas serupa.


Cedera dan Pemulihan

Pemain Timnas Indonesia U-20 Toni Firmansyah merayakan gol ke gawang India U-20. (X Timnas Indonesia)

Toni mengalami masa sulit ketika mengalami cedera pada 28 Agustus 2023. Insiden tersebut terjadi saat ia menjalani uji coba melawan Deltras FC.

Terjatuh dalam laga tersebut mengakibatkan Toni didiagnosis mengalami patah tulang selangka kiri (fraktur clavicula). Cedera ini membuatnya harus absen dari beberapa pertandingan penting.

Lanjut Baca:

Setelah menjalani proses pemulihan yang intensif, kondisi Toni berangsur membaik. Ia pun kembali berlatih bersama tim dan memulihkan performa terbaiknya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya