Perbandingan Statistik Lamine Yamal vs Lionel Messi di Usia 18 Tahun: Siapa Lebih Hebat?

Di usia 18 tahun, Lamine Yamal telah mencetak 74 kontribusi gol dari 127 laga. Bagaimana statistik ini dibandingkan dengan Lionel Messi pada usia yang sama?

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 15 Juli 2025, 07:05 WIB
Pemain Argentina, Lionel Messi (kiri), dan pemain Spanyol, Lamine Yamal (kanan). (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Lamine Yamal resmi berusia 18 tahun dan pencapaiannya sejauh ini telah membuat banyak pihak terkesima. Dengan torehan lima trofi bersama Barcelona dan Spanyol, ia sudah disebut sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

Meski belum tentu bisa menyaingi legenda seperti Lionel Messi dalam jangka panjang, angka-angka awal menunjukkan performa Yamal sangat menjanjikan. Ia telah mencatatkan 127 penampilan dan 74 kontribusi gol (31 gol dan 43 assist).

Sebaliknya, saat Messi berusia 18 tahun, ia baru mencatat sembilan penampilan di level senior, dengan satu gol dan tanpa assist.


Perbandingan Statistik: Yamal Jauh di Depan

Timnas Spanyol lolos ke final Euro 2024 setelah melakukan comeback gemilang berkat kemenangan 2-1 atas Prancis pada laga semifinal di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Kemenangan Spanyol tak lepas dari penampilan apik Lamine Yamal, bocah 16 tahun yang mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-21 setelah sempat tertinggal lewat gol Randal Kolo Muani pada menit ke-8. Lamine Yamal pun berhasil mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang Euro. Berikut ini daftar 6 besar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Euro. (AP Photo/Hassan Ammar)

Statistik per menit menunjukkan efisiensi Yamal meski tampil jauh lebih banyak. Dengan hanya satu penalti, ia mencetak gol setiap 290,8 menit dan mencatat kontribusi gol tiap 121,8 menit.

Messi, pada tahap yang sama dalam kariernya, mencetak satu gol tanpa penalti dalam 234 menit bermain. Namun karena jumlah pertandingan yang jauh lebih sedikit, performa Messi belum sepenuhnya terlihat saat itu.

Yamal juga sudah masuk dalam bursa peraih Ballon d’Or tahun ini, meski masih di belakang nama seperti Ousmane Dembele.


Messi Akui Potensi Besar Yamal

Lionel Messi. Pemain sayap Argentina berusia 34 tahun yang musim ini menjalani lembaran baru bersama PSG setelah 17 musim menjadi bagian Barcelona ini menjadi top skor di Eropa sebanyak 4 kali. Pada 2010 ia mencetak total 60 gol, 2012 (91 gol), 2016 (59 gol) dan 2018 (51 gol). (AFP/Josep Lago)

Lionel Messi sendiri telah menyatakan kekagumannya terhadap Yamal. Dalam sebuah acara Adidas tahun lalu, ia menyebut sang wonderkid sebagai pemain muda paling menjanjikan saat ini.

“Kalau saya harus memilih satu, karena usianya dan masa depan yang dimiliki, saya pilih Lamine Yamal,” ujar Messi. “Dia adalah masa kini dan tanpa diragukan lagi memiliki masa depan besar.”

Meski demikian, Messi juga menekankan bahwa perkembangan karier seorang pemain bergantung pada banyak faktor. “Itu tergantung pada dirinya sendiri dan banyak hal lain, karena begitulah sepak bola,” tambahnya.


Perbandingan Statistik Yamal vs Messi

Pemain Barcelona, Lamine Yamal merayakan kemenangan setelah timnya mengalahkan Real Madrid dalam laga final Copa Del Rey di La Cartuja stadium, Sevilla, Spanyol. (AP Photo/Joan Monfort)

Statistik Lionel Messi di Usia 18

  • Laga: 9
  • Gol: 1
  • Assist: 0
  • Kontribusi gol: 1
  • Menit per gol: 234
  • Menit per kontribusi gol: 234

Statistik Lamine Yamal di Usia 18

  • Laga: 127
  • Gol: 31
  • Assist: 43
  • Kontribusi gol: 74
  • Menit per gol: 290,8
  • Menit per kontribusi gol: 121,8

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya