CCTV Rekam Detik-Detik Pedagang Kue di Bandar Lampung Lawan Begal Bersenpi

Dalam rekaman CCTV, tampak empat pelaku datang menggunakan dua sepeda motor. Dua pelaku langsung turun dan mendekati motor milik korban yang kuncinya masih tergantung.

oleh Ardi MuntheDiperbarui 14 Juli 2025, 06:12 WIB
Tangkapan layar rekaman kamera CCTV memperlihatkan pedagang kue di Bandar Lampung ditodong senjata api oleh komplotan begal saat menggiling kopi. Foto : (Istimewa).

Liputan6.com, Bandar Lampung - Aksi nekat seorang pedagang kue bernama Mutia terekam kamera pengawas (CCTV) saat dirinya berusaha menggagalkan pencurian motor miliknya oleh komplotan begal bersenjata api di Bandar Lampung. Akibat insiden tersebut, Mutia mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapat perawatan medis.

Peristiwa menegangkan itu terjadi pada Minggu pagi (13/7/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, di depan sebuah toko penggilingan kopi di Jalan RA Basyid, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Seneng, Kota Bandar Lampung. Saat itu, Mutia bersama anaknya baru saja tiba untuk menggiling kopi.

Dalam rekaman CCTV, tampak empat pelaku datang menggunakan dua sepeda motor. Dua pelaku langsung turun dan mendekati motor milik korban yang kuncinya masih tergantung di kendaran tersebut.

Melihat aksi itu, Mutia secara spontan mencoba mengadang dan mempertahankan motornya.

"Korban ini sedang bersama anaknya, motor mereka diparkir di depan toko dan kuncinya masih tertinggal. Tiba-tiba datang empat pelaku, dua di antaranya turun dan langsung membawa kabur motor korban," jelas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (13/7/2025).

 

Simak Video Pilihan Ini:

Ditodong Senpi, Pedagang Kue Terseret dan Terluka Saat Pertahankan Motor

Kabid Humas menuturkan, Mutia sempat melakukan perlawanan sengit kepada pelaku. Salah satu begal bahkan sempat mengacungkan senjata api ke arah korban untuk menakut-nakuti. Namun, aksi tersebut tak menyurutkan niat Mutia mempertahankan kendaraannya.

"Korban justru semakin berani meskipun sudah ditodong senjata api. Saat mencoba menarik motornya, korban terseret lalu terjatuh dan kepalanya membentur aspal," beber dia.

Dia menegaskan bahwa informasi yang menyebut korban ditembak di bagian kepala adalah tidak benar. Luka di kepala yang dialami Mutia murni akibat terjatuh saat mempertahankan sepeda motornya.

"Jadi tidak benar korban ini ditembak. Kepala korban luka karena terbentur aspal saat jatuh, bukan akibat tembakan," tegas dia.

Saat ini, Mutia telah mendapatkan pertolongan medis dan kondisinya dinyatakan stabil.

"Alhamdulillah korban dalam kondisi sadar, sudah mendapat penanganan awal. Hanya saja, ia masih belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam tahap pemulihan," ujar dia.

Polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap komplotan begal tersebut dan telah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya