Liputan6.com, Jakarta - Kejuaraan Wimbledon, yang diadakan di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, adalah turnamen tenis tertua dan paling bergengsi di dunia. Wimbledon memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1877. Awalnya, turnamen ini sangat sederhana dibandingkan dengan kemegahan yang dikenal saat ini.
Dikutip dari berbagai sumber, turnamen Wimbledon pertama kali diselenggarakan pada 9 Juli 1877. Saat itu, Wimbledon hanya mempertandingkan kategori tunggal putra. Sebanyak 22 peserta ikut serta dalam turnamen tersebut, menarik sekitar 200 penonton.
Advertisement
Pertandingan perdana Wimbledon berlangsung di Worple Road, yang lokasinya tidak jauh dari Centre Court yang ikonik saat ini. Spencer Gore tercatat sebagai juara pertama Wimbledon. Sistem pengundian pada turnamen pertama dilakukan secara acak, tanpa adanya pemain yang diunggulkan.
Awal Mula dan Perkembangan Wimbledon
Pada tahun 1884, Wimbledon mulai berkembang dengan menambahkan kategori tunggal putri dan ganda putra. Penambahan ini berhasil menarik hingga 3.000 penonton. Lottie Dod dan William Renshaw mendominasi kategori tunggal putri dan putra pada era-era awal turnamen.
Sebelum tahun 1968, Wimbledon hanya terbuka untuk pemain amatir. Kondisi ini berubah ketika era terbuka dimulai, memungkinkan pemain profesional untuk berpartisipasi. Perubahan ini membawa dampak besar pada popularitas dan daya saing turnamen.
Sejak saat itu, Wimbledon terus berkembang menjadi salah satu dari empat turnamen Grand Slam. Turnamen ini menjadi simbol keunggulan dalam dunia tenis. Wimbledon selalu diadakan di lapangan rumput, yang menjadi ciri khas uniknya.
Era Terbuka dan Warisan Wimbledon
Era Terbuka dimulai pada tahun 1968, mengizinkan pemain profesional untuk berpartisipasi. Hal ini meningkatkan popularitas dan daya saing turnamen secara signifikan. Wimbledon menjadi salah satu dari empat turnamen Grand Slam dan simbol keunggulan tenis.
Setiap tahun, Wimbledon menghabiskan rata-rata 42.000 bola tenis dan memainkan sekitar 650 pertandingan. Trofi yang dimenangkan Spencer Gore pada tahun 1877 masih tersimpan hingga saat ini, meskipun bukan trofi yang sama yang digunakan untuk juara Wimbledon modern.
Wimbledon telah melahirkan banyak legenda tenis, seperti Roger Federer (8 gelar tunggal putra) dan Martina Navratilova (9 gelar tunggal putri). Nama mereka terukir dalam sejarah Wimbledon. Sampai saat ini, Wimbledon tetap menjadi turnamen yang sangat dinantikan setiap tahunnya.
Wimbledon menarik jutaan penonton di seluruh dunia dan menjadi tonggak penting dalam kalender tenis internasional. Dengan sejarah panjang dan tradisi yang kaya, Wimbledon terus memegang tempat istimewa di hati para penggemar tenis.