5 Alasan Kuat Chelsea Berpeluang Besar Kalahkan PSG di Final Piala Dunia Antarklub 2025

Chelsea masuk final Piala Dunia Antarklub 2025 tanpa status unggulan. Namun 5 faktor ini bisa bawa The Blues kalahkan PSG dan raih gelar juara.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 13 Juli 2025, 06:35 WIB
Pemain Chelsea merayakan keberhasilan mengalahkan Palmeiras dan lolos ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (FRANCK FIFE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea memasuki final Piala Dunia Antarklub 2025 tanpa mendapat status sebagai tim unggulan. Namun mereka berhasil menantang prediksi dan menampilkan performa yang meyakinkan sejak fase grup hingga semifinal.

Kini, dengan laga puncak melawan PSG di hadapan mereka, tim asuhan Enzo Maresca justru disebut sebagai lawan yang paling siap secara mental dan taktik.

Kekuatan mereka tidak hanya terlihat dari hasil yang diraih, tetapi juga dari proses yang sistematis dan matang.

Berikut lima alasan konkret mengapa Chelsea memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara di MetLife Stadium, Sabtu malam waktu setempat.


1. Taktik Adaptif dan Rencana 'Catur' Maresca

Pemain Chelsea merayakan gol yang dicetak Christopher Nkunku ke gawang Benfica pada laga 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 di Bank of America Stadium, Minggu (29/6/2025) pagi WIB. (Buda Mendes / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Enzo Maresca menggambarkan laga final melawan PSG sebagai 'permainan catur', di mana setiap gerakan lawan harus diantisipasi dengan cermat. Ia mempersiapkan Chelsea untuk bermain tidak hanya reaktif, tapi juga proaktif dalam menyerang dan bertahan.

Gaya permainan Chelsea menggabungkan pressing tinggi, build-up dari bawah, dan rotasi posisi antar lini. Gelandang dan full-back berperan fleksibel, memastikan tim mampu merespons tekanan cepat dari tim seperti PSG.

Menurut The Guardian dan Reuters, Maresca tidak akan menerapkan strategi bertahan total. Sebaliknya, Chelsea justru akan tampil berani untuk mengambil kendali ritme laga sejak menit awal.


2. Mental Juara di Skuad Muda

Skuad Chelsea merayakan gol Cole Palmer ke gawang Palmeiras, Sabtu (5/7/2025) (AP Photo/Chris Szagola)

Chelsea datang dengan skuad muda yang lapar akan prestasi, namun tidak minim pengalaman. Pemain seperti Levi Colwill menyatakan bahwa tim tidak gentar menghadapi PSG, meski mengetahui kualitas lawan sangat tinggi.

Kondisi cuaca panas di AS dan tekanan turnamen tidak menggoyahkan fokus tim. Kapten Enzo Fernandez bahkan mengingatkan rekan setimnya untuk menjaga keseimbangan fisik dan emosi jelang laga final.

Kemenangan atas Palmeiras dan Fluminense di fase gugur menambah keyakinan bahwa mental juara sudah terbentuk kuat dalam skuad ini. Hal ini terlepas dari usia dan reputasi masing-masing pemain.


3. Kedalaman Skuad dan Sebaran Kontribusi Gol

Selebrasi Joao Pedro dalam laga Fluminense vs Chelsea di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu (9/7/2025). (AP Photo/Seth Wenig)

Salah satu keunggulan terbesar Chelsea musim ini adalah sebaran kontribusi gol yang sangat merata. Hingga semifinal, mereka mencetak 14 gol melalui 11 pemain berbeda, mencerminkan kedalaman dan kohesi tim.

Kondisi ini membuat lawan sulit mengantisipasi satu titik ancaman karena semua lini bisa menjadi sumber serangan. Dari bek hingga penyerang, tiap pemain memiliki peran dalam menciptakan peluang dan mencetak gol.

Lanjut Baca:

Hal ini juga memberi Maresca fleksibilitas tinggi dalam rotasi, terutama dalam laga intens seperti final melawan PSG. Pertandingan diprediksi berlangsung fisik dan penuh tekanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya