Album Kejutan Justin Bieber Bertajuk Swag Banjir Ulasan Bernada Kritik Keras

Album kejutan Justin Bieber yang berjudul Swag, karya pertamanya dalam empat tahun terakhir. mendapat respons yang sebagian besar bernada dingin alias banjir kritik keras. Berikut selengkapnya.

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 13 Juli 2025, 12:00 WIB
Soal kabar kehamilan Hailey Baldwin makin menyebar luas. Justin Biener kerepotan (AP Photo)

Liputan6.com, Jakarta Justin Bieber kembali meramaikan dunia musik dengan merilis album kejutan berjudul Swag, karya pertamanya dalam empat tahun terakhir. Namun, alih-alih disambut meriah, Swag justru mendapat respons yang beragam dan sebagian besar bernada dingin alias banjir kritik keras dari para pengamat atau kritikus.

Dalam ulasan bintang tiga, The Guardian menyebut bahwa album baru Justin Bieber ini “memiliki momen-momen brilian” namun tetap “bukan mahakarya yang telah lama ditunggu-tunggu”. Sementara itu, The Telegraph hanya memberi dua bintang, menyebut Swag “bukan kembalinya seorang raksasa pop”, dan menggambarkannya sebagai “jeritan minta tolong yang tidak nyaman dan tanpa filter.”

Salah satu kritik keras tertuju pada segmen spoken-word (berbicara) dalam album, seperti "Therapy Session" yang dinilai terlalu singkat dan dipenuhi keluhan, di mana Bieber membahas dampak spekulasi media terhadap kesehatan mentalnya. Ada pula lagu berjudul "Standing On Business" yang menggunakan cuplikan video viral saat Bieber memarahi seorang fotografer.

Dalam video tersebut, yang direkam saat Hari Ayah, Bieber terdengar frustrasi dan berkata, “Aku seorang ayah. Aku seorang suami. Kamu tidak mengerti. Kamu nggak nyambung. Aku sedang ‘standing on business.’”

Frasa “standing on business” kini menjadi ungkapan slang populer yang berarti membela diri sendiri dan bertanggung jawab atas kehidupan dan ambisi pribadi. Ungkapan ini menjadi bagian dari promosi album serta judul salah satu lagu Bieber.

 


Kolaborasi, Lirik, dan Kritik Lainnya

Justin Bieber dalam Grammy Awards 2022. (Jordan Strauss/Invision/AP)

Dengan durasi hampir satu jam, Swag menampilkan kolaborasi Bieber bersama sejumlah rapper seperti Sexyy Red, Cash Cobain, dan Gunna. Judul album ini tampaknya merujuk pada lirik lagunya di tahun 2012, "Boyfriend", yang berbunyi “swag, swag, swag, on you”.

Foto promosi yang dibagikan penyanyi asal Kanada ini memperlihatkan istrinya, Hailey Bieber, dan anak mereka, termasuk momen saat bayi mereka diangkat tinggi seperti simbol kemenangan.

Rachel Aroesti dari The Guardian menyebut album ini dimulai dengan sangat menjanjikan lewat lagu "All I Can Take", yang menawarkan nuansa hauntological (menghantui) dari musik R&B era 1980-an. Ia menulis bahwa secara musikal, Swag terdengar “penuh pertimbangan, cerdas dalam nostalgia, dan diam-diam memuaskan, tidak ada satu pun lagu yang terasa seperti dipaksakan untuk menjadi hits tangga lagu.”

Lanjut Baca:

Namun, dari segi lirik, Aroesti kurang terkesan. Lagu "Dadz Love" disebutnya sebagai perayaan yang terlalu dangkal tentang peran barunya sebagai ayah, dengan lirik yang hanya mengulang judul lagu tanpa makna lebih dalam. Lagu-lagu cinta lain yang ditujukan untuk Hailey, termasuk referensi terhadap viral phone case (sarung ponsel) miliknya di lagu "Go Baby", juga dianggap terlalu manis dan klise. “Meski begitu, tetap lebih bisa ditoleransi dibandingkan segmen spoken-word yang terasa menyakitkan,” tulis Aroesti.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya