Klaim Pierluigi Collina: Ref Cam dan Aturan 8 Detik Sukses di Piala Dunia Antarklub 2025

Pierluigi Collina menyebut inovasi wasit di Piala Dunia Antarklub 2025 seperti kamera tubuh dan aturan 8 detik sukses besar dan disambut positif.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 11 Juli 2025, 10:59 WIB
Logo FIFA terpasang bersama lambang klub peserta menjelang laga pembuka Club World Cup 2025 di Miami, Florida (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Liputan6.com, Jakarta Pierluigi Collina menyebut bahwa inovasi teknologi perwasitan di Piala Dunia Antarklub 2025 telah melebihi ekspektasi. Kompetisi edisi pertama dengan format 32 tim ini menjadi ajang uji coba penggunaan kamera tubuh (ref cam) untuk wasit serta aturan baru yang membatasi waktu penguasaan bola oleh kiper.

“Penggunaan ref cam di Piala Dunia Antarklub 2025 melampaui harapan kami,” ujar Collina yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Wasit FIFA.

Ia menyatakan bahwa banyak komentar positif masuk dari publik hingga muncul permintaan agar teknologi ini diterapkan secara luas, bahkan di cabang olahraga lain.

Tak hanya memberi pengalaman baru bagi penonton, ref cam juga dinilai sangat berguna untuk edukasi wasit dan menganalisis insiden yang terjadi di lapangan.


Aturan Baru 8 Detik untuk Kiper Kurangi Pemborosan Waktu

Fabian Ruiz mencetak gol dalam laga PSG vs Real Madrid di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Kamis (10/7/2025). (AP Photo/Frank Franklin II)

Turnamen ini juga memperkenalkan perubahan pada Hukum 12.2a yang disahkan oleh IFAB pada Maret 2025.

Kini, jika kiper memegang bola lebih dari delapan detik, wasit akan memberikan tendangan sudut untuk tim lawan, menggantikan aturan lama berupa tendangan bebas tidak langsung setelah enam detik.

Collina menyebut implementasi aturan ini berhasil menjaga tempo permainan. “Kami tidak lagi melihat penjaga gawang berlama-lama menahan bola. Hanya dua pelanggaran terjadi sepanjang turnamen, artinya aturan ini dihormati,” jelasnya.

Tujuan utama dari aturan ini, lanjutnya, bukan untuk menghukum kiper dengan tendangan sudut, tetapi untuk mencegah pemborosan waktu secara keseluruhan, dan hal itu tercapai sepenuhnya.


Teknologi Offside Semi-Otomatis Percepat Keputusan

Trofi Club World Cup terlihat di pinggir lapangan selama laga Grup A antara Al Ahly dan Inter Miami di Miami, Florida (AP Photo/Lynne Sladky)

FIFA juga menguji versi terbaru dari teknologi offside semi-otomatis. Teknologi ini terbukti mempercepat keputusan dalam situasi offside, sehingga menghindari momen ketika penyerang berlari puluhan meter hanya untuk melihat bendera dikibarkan belakangan.

“Peringatan offside dikirim lebih awal ke asisten wasit saat posisi sudah jelas. Ini membantu menghasilkan keputusan yang tepat,” ujar Collina. Ia menyebut keputusan gol yang dianulir maupun yang disahkan semuanya sesuai, berkat dukungan teknologi ini.

Sebanyak 117 ofisial pertandingan dari 41 asosiasi anggota ditugaskan memimpin 63 pertandingan selama turnamen. Collina menutup komentarnya dengan menyebut turnamen ini sebagai momen bersejarah yang membanggakan bagi semua wasit yang terlibat.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya