Dalam Dua Hari, Kementerian Sosial Gelar Simulasi Sekolah Rakyat di Jakarta Timur

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 09 Juli 2025, 14:15 WIB
Kementerian Sosial Gelar Simulasi Sekolah Rakyat di Jakarta Timur
Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar simulasi kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat, Rabu (9/7/2025). Simulasi dilakukan di Sentra Handayani, Jakarta Timur. Simulasi dilakukan sebelum siswa mulai masuk Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025. Rencananya, simulasi Sekolah Rakyat dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada 9-10 Juli 2025. Nantinya, para siswa akan menginap di asrama yang telah disediakan. Total, ada 75 siswa yang akan bersekolah di Sentra Handayani. Mereka terdiri dari 35 laki-laki, dan 40 perempuan yang terbagi dalam 3 rombongan belajar untuk jenjang SMP. Masing-masing berjumlah 25 siswa. Selama simulasi, para siswa akan mendapat seragam dan keperluan sekolah, cek kesehatan gratis, talent mapping, uji coba pembelajaran akademik dengan memperkenalkan Learning Management System (LMS), hingga pengenalan tata tertib. Sebagai informasi, program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada bulan Juli ini. Total, Sekolah Rakyat akan ada di 100 titik lokasi rintisan di seluruh Indonesia.
Calon siswa bersiap mengikuti program simulasi Sekolah Rakyat yang digelar di Sentra Handayani, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (9/7/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)
Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar simulasi kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat, Rabu (9/7/2025). Simulasi dilakukan di Sentra Handayani, Jakarta Timur. (merdeka.com/Arie Basuki)
Simulasi dilakukan sebelum siswa mulai masuk Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025. (merdeka.com/Arie Basuki)
Rencananya, simulasi Sekolah Rakyat dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada 9-10 Juli 2025. Nantinya, para siswa akan menginap di asrama yang telah disediakan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Total, ada 75 siswa yang akan bersekolah di Sentra Handayani. Mereka terdiri dari 35 laki-laki, dan 40 perempuan yang terbagi dalam 3 rombongan belajar untuk jenjang SMP. Masing-masing berjumlah 25 siswa. (merdeka.com/Arie Basuki)
Selama simulasi, para siswa akan mendapat seragam dan keperluan sekolah, cek kesehatan gratis, talent mapping, uji coba pembelajaran akademik dengan memperkenalkan Learning Management System (LMS), hingga pengenalan tata tertib. (merdeka.com/Arie Basuki)
Sebagai informasi, program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada bulan Juli ini. Total, Sekolah Rakyat akan ada di 100 titik lokasi rintisan di seluruh Indonesia. (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya