Liputan6.com, Jakarta- Byon Combat Showbiz Vol.5 sukses besar saat digelar 28 Juni lalu di Jakarta. Ajang ini mampu menjadi event pertarungan terbesar dan paling bersejarah dalam sejarah tayangan olahraga laga di Indonesia.
Byon Combat Showbiz vol 5 ini memecahkan rekor dan menetapkan standar baru bagi industri olahraga laga di Asia. Tayangan partai awal langsung di YouTube dan Vidio berhasil menarik lebih dari 26 juta penonton, sementara tayangan partai berbayar di Vidio mencetak penjualan Pay-Per-View (PPV) angka luar biasa yaitu 536 ribu pembelian di harga 49 ribu sebelum pajak, menjadikannya rekor tertinggi untuk event pertarungan di Indonesia dan Asia.
Advertisement
Lebih dari sekadar angka, Byon Combat Showbiz Vol.5 menunjukkan momentum pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu. Jika dibandingkan dengan Byon Combat Showbiz Vol.3, terjadi lonjakan pembelian PPV lebih dari 78%, dan bila dibandingkan dengan Byon Combat Showbiz Vol.4, tercatat kenaikan 30%, menandakan minat publik yang terus meningkat terhadap tayangan PPV Byon Combat.
Sejarah lain yang ditorehkan Byon Combal Vol 5 adalah penjualan tiket offline. Presale pertama habis dalam 32 detik. Sedangkan Presale 2 bahkan lebih cepat lagi, hanya 27 detik.
Selain soal penayangan, Byon Combat Vol 5 juga menorehka catatan sejarah pertarungan. Event ini menandai lahirnya tiga juara baru.
Surya Dharma (Indonesia) merebut sabuk WBC Asia Youth kelas 52 KG, Aziz Calim tampil gemilang dan menjadi juara Nasional Kickstriking kelas 61 KG, Danar Ilmawan menorehkan kemenangan dan jadi juara Nasional Kickstriking di kelas 55 KG serta Andi Cobra berhasil menjadi juara ICB nasional di kelas 57KG.
Ajang Perdana UCC
Byon Vol.5 juga menjadi ajang perdana diperkenalkannya sanction UCC (Uni Combat Council) dan aturan Kickstriking, yang langsung mendapat perhatian dan pujian dari para pecinta olahraga tarung di Indonesia dan Asia Tenggara. Banyak yang menyebutnya sebagai “game changer” dan “standard setter” untuk gelaran olahraga laga di kawasan ini.
"Byon 5 mendapat banyak tantangan saat penyelenggaraan, tapi kita tahu bahwa kita sedang membentuk wadah yang netral bagi semua fighter, independen dan profesional dengan tujuan banyak juara lahir di panggung Byon ini. Harapannya semua fight terbesar di Asia bisa terjadi di Indonesia dan Indonesia bisa menjadi heart and hub combat sports di Asia," kata Yoshua Marcellos Muliardo, CEO Byon Combat.