Kontrak Baru Frenkie de Jong di Barcelona Terganjal Masalah Nonteknis Tak Terduga

Frenkie de Jong dan Barcelona sebenarnya sudah sepakat untuk melanjutkan kerja sama. Namun, di balik niat baik itu, proses perpanjangan kontrak sang gelandang justru menemui jalan buntu.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 08 Juli 2025, 15:43 WIB
Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong. (AFP/Pierre-Philippe MARCOU)

Liputan6.com, Jakarta Frenkie de Jong dan Barcelona sebenarnya sudah sepakat untuk melanjutkan kerja sama. Namun, di balik niat baik itu, proses perpanjangan kontrak sang gelandang justru menemui jalan buntu. Penyebabnya bukan soal gaji atau masa bakti, melainkan masalah nonteknis yang tak terduga.

Laporan dari harian AS mengungkapkan bahwa kendala utama terletak pada hubungan De Jong dengan agen lamanya, Ali Dursun. Keduanya tengah dalam proses pemisahan resmi, yang justru menghambat penyelesaian kesepakatan dengan Barcelona. Padahal, kontrak baru itu seharusnya sudah rampung sebelum 30 Juni 2025.

Barcelona berharap bisa segera menyelesaikan pembaruan kontrak demi mengatur ulang neraca keuangan klub. Namun, hingga kini, proses itu belum bisa dilanjutkan karena status agen De Jong masih belum jelas secara hukum dan administratif.


Mengurai Kontrak Warisan Bartomeu

Pemain Barcelona, Frenkie De Jong (atas) berebut bola dengan pemain Real Madrid, Lucas Vazquez dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2024/2025 di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Spanyol, Minggu (11/05/2025) waktu setempat. (AP Photo/Jose Breton)

Salah satu alasan utama Barcelona mendorong pembaruan kontrak De Jong adalah untuk menyesuaikan kembali nilai kontraknya yang dianggap terlalu tinggi. Kontrak lama itu ditandatangani di era Josep Maria Bartomeu—periode yang dikenal banyak menghasilkan beban gaji besar bagi klub.

Selain memotong gaji agar lebih sesuai dengan struktur finansial terkini, klub juga ingin menyelesaikan pembayaran tertunda yang masih menjadi hak De Jong. Hal ini menjadi langkah strategis agar Barcelona bisa bergerak lebih leluasa dalam bursa transfer sesuai regulasi finansial La Liga.

Dengan skema baru, De Jong akan tetap menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi, tetapi dalam struktur gaji yang lebih proporsional dan berkelanjutan. Itulah mengapa penyelesaian kontrak baru ini dipandang penting dalam proyek jangka panjang klub.


Pergantian Agen yang Tak Mulus

Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong mengontrol bola dari kawalan pemain Villareal, Alex Baena pada pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Jumat (21/10/2022). Berkat kemenangan ini, Barcelona menempati posisi kedua dengan 25 poin dari 10 laga, tertinggal tiga angka dari Madrid yang ada di puncak. (AP Photo/Joan Monfort)

Merasa stagnan, Frenkie de Jong akhirnya memutuskan untuk berpisah dari agen lamanya, Ali Dursun. Nama Pini Zahavi sempat mencuat sebagai calon pengganti, tapi belum ada perwakilan resmi yang diumumkan hingga kini. Proses transisi ini justru membuat keadaan makin rumit.

Menurut sejumlah sumber, Dursun tidak sepenuhnya kooperatif dalam proses perpisahan. Ia dituding memperlambat transisi dan menahan proses legal yang diperlukan agar De Jong bisa menandatangani kontrak baru bersama agen barunya.

Kondisi ini menjadi penghambat utama, bukan hanya bagi sang pemain, tetapi juga bagi Barcelona yang tengah berpacu dengan waktu dalam menyusun ulang skuad untuk musim depan. Tanpa kejelasan agen, kontrak baru tak bisa disahkan.

Sumber: AS, Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya