Manchester United dan Liverpool Saling Sikut Rebutan Pemain Kontroversial

Diburu Manchester United dan klub lain, pemain ini kemungkinan lebih memilih pindah ke juara Liga Inggris setelah pernah bekerja sama di bawah manajer Arne Slot di Eredivisie.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 08 Juli 2025, 13:00 WIB
Duel antara Liverpool kontra Manchester United (MU) dalam laga pekan ke-20 Premier League 2024/2025 di Anfield, Minggu (5/1/2025) malam WIB. Liverpool dan MU bermain imbang 2-2 dalam pertandingan ini. (Darren Staples / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool dan Manchester United tengah bersaing merekrut pemain yang terlibat dalam kontroversi tiga tahun lalu. Dilansir Caught Offside, kedua klub raksasa Liga Inggris itu tengah berlomba untuk merekrut gelandang Benfica Orkun Kokcu.

Namun, bukan hanya MU dan Liverpool yang menginginkan Kokcu. Pemain ini juga tengah diincar oleh Tottenham, Inter Milan dan Galatasaray, serta klub di negara asalnya Fenerbahce dan Besiktas.

Kabarnya Benfica mengajukan penawaran 40 juta euro untuk pemain berusia 24 tahun itu. Kokcu, bergabung dari Feyenoord dengan harga sekitar 25 juta euro dengan kontrak lima tahun.

Liverpool disebut-sebut sebagai favorit klub baru Kokcu. Dia lebih memilih pindah ke juara Liga Inggris setelah pernah bekerja sama di bawah manajer Arne Slot di Eredivisie.

Kokcu adalah kapten Feyenoord di bawah naungan Slot. Tapi, pada beberapa kesempatan di tahun 2022, ia memutuskan untuk tidak mengenakan ban kapten saat para pemain ikut serta dalam kampanye inklusivitas komunitas LGBTQ+.


Alasan Tak Mau Kenakan Ban Kapten

Bek Timnas Georgia, Guram Kashia (kanan) berduel udara dengan gelandang Timnas Turki, Orkun Kokcu pada laga matchday pertama Grup F Euro 2024 di Westfalenstadion, Dortmund, Jerman, Selasa (18/6/2024). (AP Photo/Martin Meissner)

Para kapten mengenakan ban kapten pelangi OneLove, tetapi Kokcu tidak menginginkannya. Bek Austria Gernot Trauner malah mengenakannya dalam kemenangan 3-1 atas AZ Alkmaar.

Kokcu, yang mencetak satu gol dan mencatat satu assist dalam kemenangan tersebut, mengeluarkan pernyataan sebelum pertandingan yang menjelaskan alasan agama di balik penolakannya.


Minta Hormati Pilihannya

Gelandang Feyenoord, Orkun Kokcu. (Pieter Stam de Jonge/ANP/AFP)

"Saya telah memutuskan untuk tidak mengenakan ban kapten pelangi pada putaran ini," katanya dalam sebuah pernyataan yang diunggah oleh akun resmi Feyenoord, seperti dikutip Pink News.

“Saya rasa penting untuk menekankan bahwa saya menghormati semua orang tanpa memandang agama, latar belakang, atau preferensi. Saya percaya bahwa setiap orang bebas melakukan apa yang mereka inginkan atau rasakan. Saya sepenuhnya memahami pentingnya tindakan ini, tetapi karena keyakinan agama saya, saya merasa bukan orang yang tepat untuk mendukung ini," ujarnya.

“Itulah sebabnya saya tidak merasa nyaman mengenakan ban kapten ini. Saya bisa membayangkan beberapa orang kecewa dengan ini. Itu sama sekali bukan niat saya, meskipun saya sadar bahwa saya mungkin tidak dapat langsung menghilangkan perasaan itu dengan kata-kata ini. Namun, saya berharap pilihan saya karena alasan agama juga akan dihormati.”


MU Kehilangan Pemain Incarannya

Aksi Orkun Kokcu (merah) dalam laga Benfica vs Auckland City di Piala Dunia Antarklub 2025. (AP Photo/Phelan Ebenhack)

Sebelumnya, dikabarkan MU tampaknya kehilangan pemain buruannya Victor Osimhen yang dikabarkan hampir memastikan kepergiannya dari Napoli yang telah lama tertunda.

Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Osimhen, mungkin akan segera bergabung dengan daftar penyerang tengah yang gagal direkrut MU musim panas ini, karena ia kemungkinan akan tetap bertahan di Galatasaray.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya