Jannik Sinner Lolos ke Perempat Final Wimbledon Setelah Grigor Dimitrov Menyerah

Jannik Sinner melaju ke perempat final Wimbledon 2025 usai Grigor Dimitrov mundur karena cedera, dalam pertandingan yang emosional dan menyakitkan di Centre Court.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 08 Juli 2025, 07:02 WIB
Jannik Sinner (Italia) bereaksi saat memenangkan poin melawan Grigor Dimitrov (Bulgaria) dalam laga babak keempat tunggal putra Kejuaraan Tenis Wimbledon di London, 7 Juli 2025. (AP Photo/Kin Cheung)

Liputan6.com, Jakarta Jannik Sinner menolak menganggap keberhasilannya ke perempat final Wimbledon 2025 sebagai sebuah kemenangan. Hal ini ia sampaikan usai Grigor Dimitrov terpaksa mundur karena cedera dada dalam laga yang penuh emosi di Centre Court.

Sinner, petenis nomor satu dunia, tengah tertinggal dua set ketika Dimitrov tiba-tiba jatuh kesakitan dan memegang bagian dada kanannya. Setelah menjalani perawatan singkat, petenis Bulgaria itu tidak mampu melanjutkan pertandingan.

Dimitrov, yang kini telah lima kali mundur dari Grand Slam karena cedera, terlihat emosional saat keluar dari lapangan, menambah kesedihan pada momen yang seharusnya menjadi pencapaian penting bagi Sinner.


Reaksi Sinner: Ini Bukan Kemenangan

Jannik Sinner (Italia) mengecek kondisi Grigor Dimitrov (Bulgaria) setelah mengalami cedera dalam laga babak keempat tunggal putra Kejuaraan Tenis Wimbledon di London, 7 Juli 2025. (AP Photo/Kin Cheung)

Meski kini tercatat sebagai petenis kesembilan di era Open yang mencapai tujuh perempat final Grand Slam secara beruntun, Sinner tetap menekankan bahwa ia tidak bisa merayakannya.

“Saya tidak menganggap ini kemenangan. Ini momen yang menyedihkan bagi semua orang,” ujarnya setelah membantu Dimitrov keluar dari lapangan.

Petenis Italia berusia 23 tahun itu juga memuji dedikasi Dimitrov terhadap olahraga dan mengajak penonton memberikan tepuk tangan untuk lawannya dan timnya. “Kita semua tahu betapa dia mencintai tenis. Dia salah satu yang paling pekerja keras di tur,” tambahnya.


Cedera Mengakhiri Pertarungan Sengit

Grigor Dimitrov (Bulgaria) memegang dadanya karena cedera yang memaksanya menyerah dalam laga babak keempat tunggal putra melawan Jannik Sinner (Italia) di Kejuaraan Tenis Wimbledon, London, 7 Juli 2025. (AP Photo/Kin Cheung)

Sinner sebelumnya tampil sangat dominan di awal turnamen, hanya kehilangan 17 gim dalam tiga pertandingan, menyamai rekor jumlah gim paling sedikit di era Open. Namun Dimitrov memberi perlawanan sengit, bahkan membuat Sinner tertinggal 6-3, 7-5, 2-2 sebelum cedera datang.

Cedera tersebut datang tepat setahun setelah Dimitrov juga harus mundur dari Wimbledon karena cedera lutut. Saat kembali dari timeout medis, air mata menandai akhir perjuangannya.

Sinner, yang sempat terjatuh dan mengalami nyeri di siku dalam laga ini, mengungkapkan ia akan menjalani MRI keesokan harinya untuk memastikan kondisinya. Ia dijadwalkan menghadapi unggulan ke-10 asal Amerika, Ben Shelton, di babak berikutnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya