Harga Tiket Laga Fluminense vs Chelsea di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 Anjlok, Lebih Murah dari Segelas Bir di Stadion

Harga tiket pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea melawan Fluminense mengalami penurunan drastis hingga mencengangkan.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 08 Juli 2025, 03:27 WIB
Pemain Chelsea merayakan keberhasilan mengalahkan Palmeiras dan lolos ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (FRANCK FIFE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Harga tiket pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea melawan Fluminense mengalami penurunan drastis hingga mencengangkan.

Jika sebelumnya dibanderol nyaris setara Rp7,7 juta, kini tiket laga tersebut hanya seharga sekitar Rp220 ribu—bahkan lebih murah dari harga segelas bir di stadion tempat pertandingan digelar.

Laga yang akan berlangsung Selasa mendatang di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, itu tampaknya belum menarik animo penonton seperti yang diharapkan.

Menurut laporan The Athletic, FIFA memangkas harga tiket dari $473,90 menjadi hanya $13,40 demi mendongkrak kehadiran suporter di stadion.

Sebagai perbandingan, harga segelas bir di stadion tersebut tercatat mencapai $14 atau sekitar Rp230 ribu. Artinya, menonton pertandingan Chelsea kini secara harfiah lebih murah daripada membeli minuman di arena.


Langkah Drastis FIFA

Pemain Chelsea merayakan gol yang dicetak Christopher Nkunku ke gawang Benfica pada laga 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 di Bank of America Stadium, Minggu (29/6/2025) pagi WIB. (Buda Mendes / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Langkah drastis ini dinilai sebagai upaya FIFA untuk memperbaiki citra dan meyakinkan klub-klub, sponsor, serta penyiar bahwa format baru Piala Dunia Antarklub layak dijalankan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, ingin membuktikan bahwa turnamen ini punya potensi besar secara komersial dan layak menjadi ajang prestisius di kalender sepak bola internasional.

Namun, niat tersebut tak luput dari kritik. Dinamika harga tiket yang berubah-ubah memicu respons negatif dari publik. Sementara itu, mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, bahkan menyebut perluasan turnamen sebagai “ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sepak bola”, dengan alasan beban fisik yang semakin berat bagi para pemain.


Perjudian FIFA

Suasana sepi pertandingan Grup D Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea melawan LAFC di Mercedes Benz Stadium, Atlanta, Amerka Serikat, Selasa (17/06/2025). (AP Photo/Mike Stewart)

Penurunan harga tiket ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi FIFA dalam menjual turnamen global di pasar Amerika Serikat, yang dikenal tidak memiliki tradisi sepak bola sekuat kawasan Eropa atau Amerika Selatan.

Kini, semua mata tertuju pada respons penonton: apakah harga murah cukup untuk menyulap kursi-kursi kosong menjadi lautan suporter?

Chelsea, yang tampil sebagai wakil Eropa, akan menghadapi Fluminense dalam pertandingan yang tak hanya menentukan nasib di atas lapangan, tetapi juga menjadi ujian besar bagi keberlangsungan format anyar turnamen ini.

Sumber: The Athletic

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya