Wamen Irene Umar: Ciptakan Ruang Kreatif yang Pertemukan Seniman Visual

Bagi Kemenekraf, pegiat fotografi dan pengelola wisata merupakan supply chain atau rantai pasok bagi industri percetakan.

oleh Tim NewsDiperbarui 06 Juli 2025, 16:40 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar, dalam acara yang bertajuk "From Pixel to Print" (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian ekonomi kreatif (Kemenekraf) menyambut baik gelaran acara yang dibuat oleh PT. Bintang Sempurna dalam merangkul pelaku industri fotografi untuk meningkatkan geliat ekonomi kreatif (ekraf) di tanah air.

Menurut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar, acara yang bertajuk "From Pixel to Print" yang digelar di Bendungan Hilir No. 46 Jakarta tersebut melibatkan para fotografer, komunitas, kreator visual, vendor bahan serta stakeholder di bidang teknologi.

"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada Bintang Sempurna dalam menciptakan ruang kreatif yang mempertemukan seniman visual, nilai keekonomian dan industri percetakan dalam satu ekosistem. Dengan banyaknya foto berkualitas yang dihasilkan oleh fotografer profesional, kemudian foto-foto tersebut dicetak, hal ini tentu menumbuhkan geliat industri percetakan," ungkap Irene Umar dalam tayangan video pembukaan, Sabtu (5/7).

Hal senada juga dikatakan Direktorat Penerbitan Fotografi Kemenekraf,Richard Silaen yang menyatakan bahwa pihaknya mendukung sekitar 12.000 fotografer jalanan yang memberikan sumbangsih pemesanan foto cetak agar sebuah percetakan tetap beroperasional dengan menghasilkan keuntungan.

"Dari sekitar 12.000 fotografer jalanan yang tergabung dalam berbagai asosiasi juru foto, secara keseluruhan mereka memiliki 3 juta pelanggan. Jika seluruh street fotografer menghasilkan beberapa order bagi percetakan, tentu hal ini telah menciptakan ekonomi kreatif bagi berbagai percetakan," tandas Richard.

Bagi Kemenekraf, lanjut Richard, pegiat fotografi dan pengelola wisata merupakan supply chain atau rantai pasok bagi industri percetakan. Pihaknya akan terus hadir untuk menjembatani agar ekonomi kreatif bisa terus tercipta dari fotografer, pengelola wisata dan pemilik percetakan.

 

Dukungan

Sementara itu CEO Bintang Sempurna, Laurensius Candra berharap agar Kemenekraf bisa terus mendukung kolaborasi antara pegiat fotografi, pengelola wisata dan pemilik percetakan agar ekosistem ekonomi kreatif bisa terus bergulir.

"Pelaku industri cetak tentu membutuhkan teman-teman artis, fotografer dan juga pengusaha tempat-tempat wisata agar mereka bisa terus memberikan kami order percetakan. Model-model yang difoto dan spot-spot wisata yang difoto dan kemudian dicetak, tentu dapat menggairahkan industri percetakan," ujar Lauren.

Seperti diketahui sebelumnya dengan mengusung slogan "Imagine Virtually, Feel Physically", Bintang Sempurna, lanjut Lauren, ingin mengeksplorasi peran penting teknologi digital printing dalam meningkatkan nilai visual dan potensi bisnis dibalik karya fotografi.

Selama satu hari penuh ini, para fotografer yang hadir mendapatkan ilmu fotografi dari maestro fotografi Indonesia, Darwis Triadi, Founder Baby Props & Asia Newborn Conference (ANC), Lucia Hartanto.

Infografis Banjir Jabodetabek. (Liputan6.com/Abdillah)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya