Gedung Bertingkat di Permukiman Padat Penduduk Pakistan Ambruk, Operasi Pencarian Masih Berlanjut

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 05 Juli 2025, 16:45 WIB
Gedung Bertingkat di Wilayah Padat Penduduk Pakistan Ambruk, Operasi Pencarian Masih Berlanjut
Tim penyelamat masih terus berupaya mengeluarkan lebih banyak korban dari reruntuhan gedung lima lantai di Pakistan. Diketahui, insiden tragis ini menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 9 lainnya. Jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah, mengingat sejumlah orang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan. Sebelumnya, sebuah bangunan tempat tinggal lima lantai yang berada di kawasan padat penduduk Lyari, Karachi, Pakistan, ambruk pada Jumat, 4 Juli 2025, sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat. Operasi penyelamatan mengerahkan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Karachi (KMC), militer Pakistan, serta tim tanggap darurat lainnya. Hingga kini, proses pencarian terhadap korban yang kemungkinan masih hidup di bawah reruntuhan terus dilakukan secara intensif.
Para petugas penyelamat melakukan operasi pencarian di tengah puing-puing bangunan tempat tinggal yang runtuh di Karachi, Pakistan pada tanggal 5 Juli 2025. (Rizwan TABASSUM/AFP)
Tim penyelamat masih terus berupaya mengeluarkan lebih banyak korban dari reruntuhan gedung lima lantai di Pakistan. (Rizwan TABASSUM/AFP)
Diketahui, insiden tragis ini menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 9 lainnya. (Rizwan TABASSUM/AFP)
Jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah, mengingat sejumlah orang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan. (Rizwan TABASSUM/AFP)
Sebelumnya, sebuah bangunan tempat tinggal lima lantai yang berada di kawasan padat penduduk Lyari, Karachi, Pakistan, ambruk pada Jumat, 4 Juli 2025, sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat. (Rizwan TABASSUM/AFP)
Operasi penyelamatan mengerahkan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota Karachi (KMC), militer Pakistan, serta tim tanggap darurat lainnya. (Rizwan TABASSUM/AFP)
Hingga kini, proses pencarian terhadap korban yang kemungkinan masih hidup di bawah reruntuhan terus dilakukan secara intensif. (Rizwan TABASSUM/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya