Diogo Jota Meninggal Dunia, Ini Prediksi Efeknya Pada Liverpool Menurut Jose Mourinho

Jose Mourinho meyakini meninggalnya Diogo Jota tak akan membuat Liverpool terpuruk tapi justru memotivasi mereka untuk meraih gelar juara.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 05 Juli 2025, 11:07 WIB
Ekspresi pelatih AS Roma, Jose Mourinho, setelah pertandingan leg kedua semifinal Liga Europa 2022/2023 timnya berhasil menahan imbang Bayer Leverkusen dengan skor 0-0 (agregat 1-0) di BayArena, Jumat (19/05/2023) dini hari WIB. Dalam sepanjang karirnya, 31 Mei 2023 nanti merupakan final keenam The Special One di kompetisi Eropa. (AP Photo/Martin Meissner)

Liputan6.com, Jakarta Jose Mourinho meyakini meninggalnya Diogo Jota tak akan membuat Liverpool terpuruk tapi justru memotivasi mereka untuk meraih gelar juara.

Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, dilaporkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis yang melibatkan mobil Lamborghini mereka di Spanyol. Insiden itu terjadi para hari Kamis (03/07/2025) kemarin.

Kecelakaan maut itu terjadi di Provinsi Zamora, Spanyol, saat keduanya sedang melakukan perjalanan pribadi dari Portugal menuju Inggris. Mobil yang mereka kendari mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol, menyebabkan keduanya kehilangan nyawa di tempat.

Kabar ini sontak membuat publik Portugal dan para penggemar Liverpool terpukul. Rencana pemakaman pun telah diumumkan, di mana Jota dan adiknya akan dimakamkan di Gondomar, kampung halaman mereka, pada Sabtu ini.


Mourinho Teringat Kematian Rui Filipe di Tahun 1994

2. Jose Mourinho (Chelsea) - Pada musim 2014-2015 The Special One berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Inggris. Namun, karena permasalahan internal klub, Mourinho akhirnya dipecat pada 17 Desember 2015. (AFP/Glyn Kirk)

Jose Mourinho tidak dapat menyembunyikan kesedihannya saat mengetahui kematian tragis Diogo Jota dan Andre Silva. Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, ia mengungkapkan bahwa peristiwa ini membangkitkan kenangan pahit di masa lalunya.

Pada tahun 1994, Mourinho menjadi asisten pelatih Bryan Robson di FC Porto ketika salah satu pemainnya, Rui Filipe, tewas dalam kecelakaan mobil. Peristiwa itu terjadi secara mendadak dan mengguncang seluruh elemen tim saat itu.

"Itu terjadi pada saya bertahun-tahun yang lalu ketika saya bekerja di Porto dengan Tn. Robson. Salah satu anak laki-laki kami, seorang anak laki-laki yang kami cintai, meninggal dalam kecelakaan mobil," ujar Mourinho mengenang.


Liverpool Akan Bangkit untuk Mengenang Jota

Pemain depan Liverpool asal Portugal, Diogo Jota melakukan selebrasi setelah mencetak gol saat pertandingan putaran ketiga Piala Liga Inggris melawan West Ham United di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris pada 25 September 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Mourinho menuturkan bahwa skuad Porto kala itu tidak tenggelam dalam kesedihan secara individu, melainkan saling menguatkan dan bersatu sebagai tim. Semangat mereka bahkan terpompa untuk meraih gelar juara demi menghormati mendiang Rui Filipe.

Menurutnya, pengalaman serupa bisa menjadi sumber kekuatan emosional bagi Liverpool saat ini. Kepergian Jota diyakini akan memotivasi tim untuk memberikan performa terbaik demi mengenang rekan mereka yang telah tiada.

"Alih-alih para pemain menderita sendirian, tim ini seperti menderita bersama dan berusaha memperjuangkan kenangannya. Anak laki-laki itu adalah Rui Filipe dan saya rasa kami jadi juara untuknya," lanjut Mourinho.


Soal Nomor 20 Jota Yang Dipensiunkan Liverpool

Klub yang bermarkas di Anfield itu menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi yang menimpa Diogo Jota dan saudaranya. (Paul BARKER/AFP)

Klub Liverpool mengambil langkah emosional dengan memensiunkan nomor punggung 20 milik Jota sebagai bentuk penghormatan terakhir. Keputusan ini disambut baik oleh Mourinho, yang menyebutnya sebagai wujud kecintaan dan rasa hormat luar biasa.

Menurut Mourinho, Anfield tidak hanya kehilangan seorang pemain penting, tetapi juga bagian dari keluarga besar mereka. Ia percaya bahwa langkah ini akan semakin memperkuat ikatan batin antara klub dan para penggemar.

"Saya pikir mereka memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 20. Di Anfield, ia akan selalu menjadi bagian dari keluarga dan mungkin mereka kehilangan seorang pemain, tetapi mungkin mereka memenangkan lebih banyak jiwa daripada yang mereka miliki," tutupnya.

(Sky Sport)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya