Komisi I DPR Gelar Fit and Proper Test 24 Calon Dubes RI, Termasuk untuk AS dan PBB

Komisi I telah memperoleh izin dari pimpinan DPR RI untuk melaksanakan uji kelayakan tersebut. Namun, ia mengaku belum menerima daftar lengkap nama-nama calon dubes yang diajukan Presiden Prabowo Subianto.

oleh Tim NewsDiterbitkan 05 Juli 2025, 10:04 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin (20/1/2020). Diskusi ini mengangkat tema "Sengketa Natuna dan Kebijakan Kelautan". (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi I DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 24 calon duta besar (dubes) Republik Indonesia untuk negara sahabat. Proses seleksi ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu hingga Ahad (5–6 Juli 2025).

"Ya, Sabtu-Ahad akan dilakukan fit and proper di DPR terhadap 24 calon dubes," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, saat dikonfirmasi, Sabtu (5/7/2025).

Menurut Sukamta, Komisi I telah memperoleh izin dari pimpinan DPR RI untuk melaksanakan uji kelayakan tersebut. Namun, ia mengaku belum menerima daftar lengkap nama-nama calon dubes yang diajukan Presiden Prabowo Subianto.

"Surat masih di Ketua Komisi I. Sebagian yang saya dengar memang ada yang cocok dengan daftar tersebut," ujarnya.

Berdasarkan agenda resmi, uji kelayakan dan kepatutan akan digelar mulai pukul 10.00 hingga 17.30 WIB. Sebelumnya, Komisi I akan lebih dulu menggelar rapat internal pada pukul 09.30 WIB guna membahas mekanisme dan teknis pelaksanaan fit and proper test.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo telah mengirimkan nama-nama calon dubes RI ke DPR RI. Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya menyebutkan, total ada 24 nama calon duta besar yang diusulkan, termasuk untuk negara strategis seperti Amerika Serikat dan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR dan nantinya akan dibahas di Komisi I. Tadi dalam rapat paripurna saya sampaikan bahwa nama-nama bersifat rahasia. Kemudian pembahasannya pun bersifat rahasia karena ini pertama dan menyangkut legalitas," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

 

Hasil Akan Dibawa ke Rapat Paripurna

Setelah seluruh tahapan fit and proper test rampung, hasilnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan sebelum dikirim kembali ke pihak pemerintah untuk penetapan resmi.

"Jadi nanti tunggu hasil dari fit and proper yang dilakukan oleh Komisi I. Mulai hari ini Komisi I akan melakukan mekanisme fit and proper test," kata Puan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen DPR dalam memastikan para duta besar RI yang akan ditempatkan di luar negeri memiliki integritas, kapabilitas, dan wawasan diplomatik yang memadai, seiring peran strategis Indonesia di kancah global.

 

Reporter: Nur Habibie/Merdeka

Infografis 4 Insiden Penembakan Pesawat Ulah KKB di Papua. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya