Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Gelaran Piala Presiden 2025, Isu Flare Jadi Perhatian Khusus

Kapolda Jabar menegaskan petugas keamanan akan memperketat pemeriksaan di pintu masuk karena tidak akan menolerir adanya flare dalam gelaran Piala Presiden 2025

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 05 Juli 2025, 09:00 WIB
Sekda Jabar Herman Suryatman menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Garuda Lodaya untuk pengamanan Piala Presiden 2025 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (4/7/2025).(Foto: Rizal Fs/Biro Adpim Jabar)

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 2.632 personel gabungan bakal diturunkan untuk mengamankan gelaran Piala Presiden 2025. Ribuan petugas ini berasal dari Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, TNI, Satpol PP, dan sejumlah instansi pendukung lainnya.

Seperti diketahui, Piala Presiden 2025 digelar akan digelar mulai 6 hingga 13 Juli 2025. Turnamen pramusim ini berlangsung di dua stadion utama: Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Laga pembuka menampilkan Persib Bandung vs Port FC di Bandung dan Oxford United vs Liga Indonesia All Stars di Jakarta pada 6 Juli 2025.

Terkait dengan persiapan turnamen, aparat keamanan di Jawa Barat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Garuda Lodaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (4/7/2025). Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan dan dihadiri Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman.

Kapolda Jabar pada peserta apel meminta memahami betul tugas dan lokasi penempatannya, serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan. Bahkan, menurut Rudi, isu suar (flare) yang kerap muncul di pertandingan sepak bola juga menjadi perhatian khusus.


Pertandingan Harus Bebas Flare

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan meminta memahami betul tugas dan lokasi penempatannya, serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan. (Foto: Rizal Fs/Biro Adpim Jabar)

Kapolda menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap flare dalam gelaran ini. "Ketua PSSI sudah meminta agar pertandingan bebas flare. Ini target kita bersama, pastikan pemeriksaan di pintu masuk berjalan ketat," katanya.

Selanjutnya, Rudi menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab seluruh personel yang terlibat. "Sebagus apa pun perencanaan yang kita susun, tanpa disiplin dan tanggung jawab, semua tidak akan berarti," katanya.


Jaga Nama Baik Jawa Barat

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap flare dalam gelaran Piala Presiden 2025.(Foto: Rizal Fs/Biro Adpim Jabar)

"Kita semua memiliki misi yang sama, yakni menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan, sekaligus menjaga nama baik Jawa Barat di mata nasional maupun internasional," lanjutnya.

Selain itu, seluruh personel diminta selalu menjaga kekompakan. "Polri tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga TNI, dan instansi lainnya. Kita harus bersinergi, bahu-membahu dengan satu tujuan Piala Presiden 2025 aman dan lancar," ujarnya.


Kapolda Minta Jaga Kekompakan

Petugas memiliki misi yang sama di ajang Piala Presiden 2025, yakni menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan, sekaligus menjaga nama baik Jawa Barat di mata nasional maupun internasional.(Foto: Rizal Fs/Biro Adpim Jabar)

Kapolda juga sempat mengajak seluruh personel untuk selalu memanjatkan doa dan menjaga kekompakan agar seluruh rangkaian pengamanan berjalan lancar dan semua personel diberi keselamatan.

"Dan yang terakhir karena kalian dari beberapa instansi dan satuan, tolong jaga kekompakan. Kita tidak bisa bekerja sendiri, Polri pun tidak bisa kerja sendiri, begitu juga yang lain. Kita harus bahu-membahu, kerja sama dengan satu tujuan Piala Presiden 2025 dapat berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya