Liputan6.com, Jakarta Fluminense memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 usai menang 2-1 atas Al Hilal dalam laga dramatis di Camping World Stadium, Orlando, Sabtu 5 Juli 2025 dini hari WIB.
Martinelli membawa Fluminense unggul di babak pertama lewat sepakan indahnya, sebelum Leonardo menyamakan kedudukan untuk Al Hilal di awal babak kedua.
Advertisement
Meski begitu, Hercules kembali jadi pahlawan dengan gol penentu yang memastikan langkah tim asuhan Renato Gaucho ke empat besar.
Kemenangan ini membuat Fluminense memperpanjang rekor tak terkalahkan di turnamen dan akan menghadapi pemenang antara Palmeiras atau Chelsea di semifinal. Bagi Al Hilal, perjalanan kejutan mereka harus terhenti meski sempat memberikan perlawanan sengit hingga menit terakhir.
Babak Pertama
Laga dimulai dengan penghormatan satu menit bagi Diogo Jota dan Andre Silva, yang meninggal dunia dua hari sebelumnya. Kedua tim tampak hati-hati dalam sepuluh menit pertama.
Fluminense mencoba membangun serangan dengan umpan-umpan pendek, sementara Al Hilal memanfaatkan lebar lapangan dengan permainan sayap.
Peluang pertama hadir di menit ke-19 saat Fuentes menyodorkan umpan matang kepada Nonato. Namun, tendangan sang gelandang masih melenceng dari gawang. Al Hilal membalas lewat Milinkovic-Savic dan Al Dawsari yang kerap merepotkan pertahanan Fluminense.
Laga sempat dihentikan untuk cooling break saat suhu mencapai 28 derajat Celsius. Setelah itu, tensi meningkat. Lodi dan Fuentes mendapat kartu kuning, keduanya berisiko absen di semifinal jika tim mereka lolos. Peluang emas juga datang dari sundulan Koulibaly, tetapi digagalkan kiper Fabio.
Fluminense akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-40. Bola liar di kotak penalti dimanfaatkan Martinelli yang melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas. Skor berubah menjadi 1-0.
Beberapa menit kemudian, wasit sempat memberikan penalti kepada Al Hilal setelah Leonardo dijatuhkan Xavier. Namun, keputusan itu dibatalkan usai tinjauan VAR.
Babak Kedua
Pelatih Renato Gaucho langsung mengganti Martinelli dengan Hercules di awal babak kedua. Namun, justru Al Hilal yang menyamakan skor lebih dulu.
Di menit ke-51, sepak pojok Neves disundul Koulibaly dan bola jatuh ke kaki Leonardo yang menceploskan bola dari jarak dekat.