Kisah Persahabatan Diogo Jota dan Andy Robertson: Sampai Punya Panggilan Unik 'MacJota'

Bek Liverpool asal Skotlandia, Andy Robertson, menjadi salah satu dari sekian banyak sosok yang menyampaikan penghormatan emosionalnya kepada mendiang Diogo Jota, yang wafat secara tragis dalam kecelakaan lalu lintas di Zamora, Spanyol.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 04 Juli 2025, 11:16 WIB
Andy Robertson, Diogo Jota, dan Roberto Firmino saat membela Liverpool. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Bek Liverpool asal Skotlandia, Andy Robertson, menjadi salah satu dari sekian banyak sosok yang menyampaikan penghormatan emosionalnya kepada mendiang Diogo Jota, yang wafat secara tragis dalam kecelakaan lalu lintas di Zamora, Spanyol.

Insiden itu merenggut nyawa Jota, 28 tahun, dan adiknya, Andre Silva—yang juga seorang pesepak bola profesional di klub divisi dua Portugal, Penafiel.

Keduanya tewas seketika setelah mobil Lamborghini yang mereka tumpangi meledak usai pecah ban dan keluar jalur.

Ironisnya, hanya sepuluh hari sebelum tragedi ini, Jota baru saja menikahi kekasih masa SMA-nya, Rute Cardoso. Tragedi ini juga meninggalkan duka mendalam bagi tiga anak yang kini harus tumbuh tanpa sosok ayah.

Ucapan belasungkawa terus berdatangan dari berbagai penjuru dunia. Dari Cristiano Ronaldo, Pangeran William, pelatih Liverpool Arne Slot, hingga rekan-rekan satu tim Jota di masa lalu dan kini.


Tribute Andy Robertson

Pemain Liverpool, Diogo Jota merayakan gol ke gawang Everton dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu (02/04/2025) waktu setempat. (AFP/Paul Ellis)

Salah satu tribut paling menyentuh datang dari Andy Robertson, sahabat dekat sekaligus rekan setim Jota selama lima tahun terakhir di Anfield.

Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Robertson menulis pesan penuh duka yang menggambarkan betapa kehilangan ini amat personal baginya.

“Yang paling saya pikirkan sekarang adalah keluarga mereka. Kehilangan ini terlalu berat untuk ditanggung,” tulis Robertson.

“Saya sangat menyesal mereka harus kehilangan dua jiwa berharga—Diogo dan Andre. Kami di tim dan klub akan mencoba melewati ini bersama-sama, seberat apa pun itu.”


Kesan Robertson Akan Sosok Jota

Liverpool harus puas berbagi poin usai bermain imbang dengan Fulham 2-2 dalam laga pekan 16 Premier League 2024/2025 yang digelar di Anfield, Sabtu (14/12/2024) malam WIB. Diogo Jota menjadi penyelamat The Reds setelah mencetak gol penyeimbang di menit 86. (AP Photo/Jon Super)

Robertson kemudian mengenang Jota bukan hanya sebagai pemain hebat, tetapi juga sebagai sosok teman yang hangat dan bersahaja.

“Saya ingin bicara tentang sobat saya. Teman saya. Orang yang saya sayangi dan akan saya rindukan luar biasa,” lanjut bek kiri Liverpool itu.

“Dia adalah orang baik—sederhana dan nyata. Penuh tawa dan keceriaan.”


Panggilan Unik untuk Diogo Jota

Pemain Liverpool Diogo Jota melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Chelsea, di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Rabu, 31 Januari 2024. (AP Photo/Jon Super)

Ia juga membagikan momen kebersamaan yang sederhana namun bermakna. Menonton pertandingan darts, pergi ke arena pacuan kuda, bahkan menjuluki Jota dengan nama "MacJota" karena keakrabannya dengan budaya Inggris.

“Dia adalah pemain asing paling ‘British’ yang pernah saya temui.Kami sering bercanda kalau dia itu sebenarnya orang Irlandia. Saya bahkan mengklaim dia orang Skotlandia! Maka lahirlah panggilan ‘Diogo MacJota’.”

Lanjut Baca:

“Kami menikmati waktu bersama di Cheltenham tahun ini—itu jadi momen terbaik kami,” kenangnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya