Angka 20 Bagi Diogo Jota: Jadi Awal dan Akhirnya di Liverpool

Angka 20 ternyata menjadi angka yang spesial bagi Diogo Jota maupun Liverpool.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 04 Juli 2025, 09:21 WIB
Pemain Liverpool, Diogo Jota melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Union Saint-Gilloise pada laga Grup E Liga Europa 2023/2024 yang berlangsung di Anfield, Inggris, Jumat (6/10/2023) dini hari WIB. Liverpool menang dengan skor 2-0. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Angka 20 ternyata menjadi angka yang spesial bagi Diogo Jota maupun Liverpool karena menjadi penanda awal kebersamaannya bersama klub Merseyside tersebut sekaligus menjadi penutup kariernya dalam sepak bola.

Awan duka menyelimuti dunia sepak bola, khususnya bagi Liverpool dan para penggemarnya. Salah satu penyerang kebanggaan mereka yakni Jota, meninggal dunia pada hari Kamis (03/07/2025) kemarin.

Jota meninggal karena mengalami kecelakaan mobil di Spanyol, tepatnya di sebuah jalan tol di Zamora. Kendaraan mewah Lamborghini yang ia naiki bersama adiknya yakni Andre Silva, mengalami pecah ban saat akan menyalip mobil lainnya.

Lamborghini itu pun keluar jalur dan terbakar hebat. Jota pun meninggal dunia di usia 28 tahun. Skuad Liverpool pun diselimuti rasa duka dan ucapan belasungkawa mengalir deras bagi sang penyerang dan adiknya dari penjuru dunia.


2020, Awal Kebersamaan Jota Bersama Liverpool

Diogo Jota resmi gabung Liverpool. (Dok Liverpool)

Sebelu merapat ke Liverpool, Diogo Jota bermain di Wolverhampton. Ia direkrut Wolves pada musim panas 2017 dari Atletico Madrid dengan status pinjaman.

Wolves kemudian mempermanenkan Jota pada tahun 2018. Performa penyerang serba bisa asal Portugal itu selama di Molineux diam-diam ternyata menarik perhatian Liverpool.

Pada 2020, tepatnya 19 September, Diogo Jota direkrut oleh Liverpool. The Reds menebusnya dengan harga 41 juta pounds dan bisa membengkak menjadi 45 juta pounds dengan add-ons.

Sejak saat itu, Jota langsung terbang tinggi bersama Liverpool. Ia langsung mencetak gol demi gol bagi klub Merseyside tersebut, termasuk gol ke 10.000 The Reds dalam sejarah.


Jota dan Nomor Pilihannya: 20

Manajer Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp (tengah), merayakan kemenangan bersama penyerang Liverpool asal Portugal #20, Diogo Jota, setelah peluit akhir dibunyikan dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, Inggris timur laut pada 27 Agustus 2023. (Lindsey Parnaby/AFP)

Di Wolverhampton, Diogo Jota memakai jersey nomor 18. Namun ketika ia bermain di Liverpool, ia tak memilih nomor tersebut.

Jota justru memilih jersey nomor 20. Nomor punggung tersebut saat itu sedang tak bertuan.

Nomor itu sebelumnya dikenakan oleh Adam Lallana selama enam musim sebelum akhirnya pindah ke Brighton. Jota lantas ditanya apa alasannya memilih nomor 20 itu.

“Tidak, tidak juga,” jawabnya ketika ditanya apakah ada alasan tertentu ia memilih nomor tersebut dalam wawancara bersama Liverpoolfc.com.

Lanjut Baca:

“Tapi menurut saya itu angka yang bagus dan semoga saya bisa melakukan hal-hal baik dengan angka itu,” seru Jota.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya