Ternyata, Ini Penyebab Jadon Sancho Memble di Manchester United

Terkuak sudah penyebab Jadon Sancho gagal di Manchester United.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiperbarui 03 Juli 2025, 23:36 WIB
Pemain Manchester United, Jadon Sancho, saat melawan Nottingham Forest pada leg kedua babak semifinal Carabao Cup, Jumat (2/2/2023). Sancho tidak ambil bagian pada sesi training camp United di Spanyol. Dia berlatih secara personal di Belanda atas saran Erik ten Hag. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Mantan pelatih Manchester United, Benni McCarthy buka suara terkait situasi Jadon Sancho. Ia menyebut ada alasan mengapa sang winger gagal di Manchester United.

Pada tahun 2021 silam, Manchester United memutuskan untuk membeli Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. Sang winger direkrut setelah ia tampil dengan sangat impresif bersama BVB.

Ditebus dengan harga mahal, ada ekspektasi besar Sancho bakal sukses di Manchester United. Namun kenyataannya sebaliknya, sang winger malah jadi beban di skuad Setan Merah.

McCarthy yang pernah melatih Sancho mengungkapkan apa penyebab Sancho gagal di MU. "Jujur, saya tidak bisa menemukan apa kesalahan Jadon di sesi latihan kami," buka McCarthy kepada The Independent.

Simak komentar lengkap sang pemain di bawah ini.


Kualitas Impresif

Jadon Sancho, Marcus Rashford, dan Bruno Fernandes melakukan selebrasi setelah merobek gawang Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris 2022/2023 di Old Trafford, Minggu (19/2/2023) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Menurut McCarthy, Manchester United tidak salah telah membayar mahal untuk merekrut Sancho dari Borussia Dortmund.

Ia menyebut bahwa di sesi latihan, sang winger selalu menunjukkan performa yang impresif dan kadang membuat staff pelatih MU berdecak kagum atas performanya.

"Dia mampu menghadirkan kualitas dan kemampuan yang luar biasa untuk tim ini. Kami sering dibuat terkejut dengan aksi-aksinya, dan ia kerap memberikan kualitas yang luar biasa bagi tim ini.


Tidak Konsisten

Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Namun McCarthy menyebut bahwa Sancho kerap tidak konsisten di sesi latihan Manchester United. Itulah yang membuat Erik Ten Hag akhirnya menepikan sang winger dari skuad Setan Merah.

"Erik (Ten Hag) ingin melihat Jadon tampil di performa terbaiknya setiap hari. Dari hari Senin ke Jumat, tanpa sehari-pun ia kendor dan saya rasa itu normal diinginkan seorang pelatih dari pemainnya," sambung McCarthy.

"Pemain harus memenuhi apa yang diinginkan oleh pelatihnya, dan jika ia gagal memenuhi itu maka ia akan mengalami masalah. Itulah yang jadi penyebab dari sejumlah masalah yang ia alami," pungkasnya.


Tidak Dibutuhkan Lagi

Jadon Sancho, Chelsea. (Bola.com/chelseafc.com)

Manchester United sendiri dilaporkan sudah tidak membutuhkan jasa Sancho di musim panas ini.

Itulah mengapa Setan Merah kini sedang mencoba untuk menjualnya, di mana Juventus jadi tim terdepan untuk mengamankan jasanya.

Sumber: The Independent

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya