BYD Resmikan Pabrik di Brasil, Produksi Perdana Seagull Dimulai

Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD resmi memulai produksi di pabrik perdananya di luar negeri yang berlokasi di Camaçari, negara bagian Bahia, Brasil

oleh Arief AszhariDiterbitkan 04 Juli 2025, 12:03 WIB
BYD Resmikan Pabrik di Brasil, Produksi Perdana Seagull Dimulai (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD resmi memulai produksi di pabrik perdananya di luar negeri yang berlokasi di Camaçari, negara bagian Bahia, Brasil.

Fasilitas ini menempati bekas pabrik Ford yang diakuisisi pada Maret 2024, dengan investasi awal mencapai 300 juta real Brasil atau sekitar Rp 990 miliar.

Disitat dari Carnewschina, pabrik ini menerapkan sistem semi-knock down (SKD) dengan kapasitas produksi tahunan hingga 150 ribu unit. Tiga model yang dirakit di fasilitas tersebut antara lain BYD Dolphin Mini (dikenal sebagai Seagull di pasar Tiongkok), BYD Song Pro, dan BYD King (Chaser 05).

Pabrik ini juga memiliki 26 gudang, jalur uji coba, dan telah menggandeng mitra lokal seperti Continental untuk pemasokan ban.

Secara keseluruhan, nilai investasi BYD di Brasil ditaksir mencapai 5,5 miliar real atau sekitar Rp 18,15 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,4 miliar real atau Rp 4,62 triliun sudah dikeluarkan.

Saat ini, pabrik telah membuka 1.000 lapangan kerja langsung dan BYD menargetkan akan menambah 3.000 posisi tambahan. Pemerintah negara bagian Bahia bahkan memperkirakan pabrik ini akan menciptakan hingga 20 ribu lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Peluncuran produksi ini bertepatan dengan kebijakan pemerintah Brasil yang menaikkan tarif impor kendaraan listrik. Mobil listrik murni (BEV) kini dikenai bea masuk 25 persen, sedangkan kendaraan hybrid plug-in (PHEV) dikenai 28 persen.

Produksi Penuh 2026

BYD berharap kendaraan SKD seperti yang dirakit di Camaçari bisa mendapatkan keringanan tarif hanya 10 persen, namun keputusan pemerintah terkait hal ini masih ditunggu.

Meski produksi sudah dimulai, BYD menyatakan pabrik ini baru akan beroperasi penuh pada Desember 2026. Hal itu karena proses lokalisasi komponen masih berjalan, dan perusahaan juga masih menghadapi penyelidikan pemerintah Brasil terkait dugaan kondisi kerja tidak layak saat proses konstruksi berlangsung.

Sejak masuk ke pasar Brasil pada 2021, BYD mencatat penjualan sekitar 130 ribu unit kendaraan. Perusahaan juga menjadi merek kendaraan listrik terlaris di Brasil pada kuartal kedua 2025. Sementara itu, secara global, total ekspor kendaraan BYD tahun ini diperkirakan telah menembus angka 800 ribu unit.

Infografis Mobil Maung Pindad

Infografis Mobil Maung Pindad Bakal Jadi Tunggangan Menteri hingga Pejabat. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya