Liputan6.com, Jakarta Viktor Gyokeres, striker Sporting Lisbon yang menjadi incaran Arsenal, dikabarkan telah mengakhiri hubungan dengan kekasihnya sebagai upaya untuk 'memutus semua ikatan' dengan Portugal.
Langkah ini semakin memperkuat spekulasi bahwa dirinya ingin segera hengkang ke Premier League musim depan.
Advertisement
Gyokeres, 27 tahun, menjadi buruan sejumlah klub top Eropa setelah mencetak 97 gol dalam dua musim terakhir. Arsenal disebut sebagai salah satu yang paling serius mengincarnya, meski Manchester United dan mantan pelatihnya, Ruben Amorim, juga dikabarkan tertarik.
Namun, Sporting Lisbon bersikukuh tidak melepas sang striker dengan harga di bawah £70 juta (sekitar Rp1,4 triliun). Hal ini memicu kemarahan Gyokeres, yang mengklaim adanya kesepakatan tidak resmi untuk melepasnya dengan harga lebih rendah.
Aksi Mogok dan Putus Cinta demi Transfer
Tak hanya menolak bergabung dengan latihan pra-musim, Gyokeres disebut mengambil langkah ekstrem dengan mengakhiri hubungan asmaranya bersama model dan aktris Portugal, Ines Aguiar.
Pasangan ini mulai menjalin hubungan awal 2024 dan sempat terlihat mesra di publik. Namun, hubungan mereka dikabarkan kandas setelah Gyokeres memutuskan untuk "membersihkan" semua keterikatannya dengan Portugal.
Menurut laporan Correio da Manha, Gyokeres-lah yang memulai pembicaraan untuk mengakhiri hubungan ini sebelum berlibur sendiri ke Mykonos. Sementara itu, Ines memilih menghabiskan waktu di Formentera tanpa sang kekasih.
Keyakinan Viktor Gyokeres
Sumber terdekat mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil Gyokeres karena ia sudah yakin tidak akan bertahan di Sporting Lisbon musim depan.
"Viktor tidak ingin ada lagi yang mengikatnya dengan Portugal. Sebelum berlibur, ia sudah berbicara dengan Ines dan menjelaskan perasaannya. Ines sebenarnya sudah sedikit memprediksi hal ini, meski tentu berat baginya karena ia sangat menyayangi Viktor," ungkap sumber tersebut.
Dengan aksi mogok dan pemutusan hubungan asmara ini, Gyokeres semakin mempertegas keinginannya untuk pindah. Arsenal disebut sebagai tujuan utama, meski harga £70 juta masih menjadi kendala.
Apakah langkah 'kejam' ini akan berhasil membawanya ke Premier League? Ataukah Sporting Lisbon tetap bersikeras mempertahankannya? Kita nantikan bersama.
Sumber: Correio da Manha