Sekali Mendayung, Dua Pulau Terlampaui: MU Temukan Solusi Cerdas untuk Melepas Jadon Sancho

Setelah dikembalikan oleh Chelsea, Manchester United tampaknya telah menemukan solusi elegan untuk melepas Jadon Sancho di bursa transfer musim panas 2025.

oleh Asad ArifinDiperbarui 03 Juli 2025, 10:09 WIB
Jadon Sancho, Marcus Rashford, dan Bruno Fernandes melakukan selebrasi setelah merobek gawang Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris 2022/2023 di Old Trafford, Minggu (19/2/2023) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Saga transfer Jadon Sancho akhirnya menunjukkan titik terang. Setelah konflik panjang dengan Erik ten Hag dan masa peminjaman di Dortmund, Manchester United tampaknya telah menemukan solusi elegan untuk melepas sang winger di bursa transfer musim panas 2025.

Juventus muncul sebagai pelabuhan baru yang potensial dan bukan hanya sebagai tujuan, tetapi juga sebagai mitra barter yang strategis.

Menurut laporan jurnalis Steven Railston dari Manchester Evening News, Manchester United tengah mempertimbangkan opsi pertukaran pemain dengan Juventus. Situasi ini muncul setelah Chelsea mengembalikan Sancho dan membayar denda sebesar £5 juta.

Artinya, Sancho kini resmi kembali masuk daftar jual dan Setan Merah harus bergerak cepat untuk menemukan klub baru bagi pemain yang dibekukan sejak September 2023. Beberapa opsi terbuka, dengan Juventus sebagai pilihan menjanjikan.


Juventus Tawarkan Solusi Realistis dan Menarik

Pemain Real Madrid merayakan gol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Juventus di Miami Gardens, 1 Juli 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Fenerbahce sempat disebut sebagai salah satu tujuan potensial bagi Sancho, tetapi langkah ke Turki akan menjadi simbol kejatuhan karier yang tragis bagi pemain yang dulunya disebut-sebut sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa.

Berbeda dengan itu, Juventus menawarkan kombinasi ideal: prestise sebagai klub besar Eropa, lingkungan kompetitif, dan yang terpenting, keinginan untuk menegosiasikan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Juventus dikabarkan siap menawarkan beberapa nama sebagai bagian dari kesepakatan barter. Nama-nama seperti Dusan Vlahovic, Timothy Weah, dan Douglas Luiz mencuat sebagai kandidat. Dari ketiganya, Vlahovic dan Luiz dinilai sebagai opsi yang paling masuk akal bagi United.


Vlahovic atau Luiz? Manchester United Diuntungkan dalam Dua Arah

Pemain Juventus, Dusan Vlahovic melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang Cagliari pada laga 16 besar Coppa Italia 2024/2025 yang berlangsung di Juventus Stadium, Turin, Italia, Rabu (18/12/2024) WIB. (AP Photo/LaPresse/Fabio Ferrari)

Vlahovic bergabung dengan Juventus pada tahun 2022 dengan ekspektasi tinggi sebagai calon mesin gol Eropa. Meski belum sepenuhnya memenuhi harapan, penyerang asal Serbia itu tetap menunjukkan konsistensi dalam urusan mencetak gol.

Jika transfer ini terealisasi, Vlahovic bisa memberikan dimensi baru di lini depan United, sesuatu yang belum sepenuhnya mampu ditawarkan Rasmus Hojlund seorang diri.

Namun, opsi Douglas Luiz juga layak dipertimbangkan secara serius. Gelandang asal Brasil itu tampil impresif bersama Aston Villa pada musim 2023/2024 dengan torehan 10 gol dan 10 assist.

Douglas Luiz menawarkan kemampuan box-to-box yang dinamis, sekaligus pelapis ideal bagi Bruno Fernandes. Dalam sistem Ruben Amorim yang menuntut kerja keras dan keseimbangan, Luiz bisa menjadi kepingan penting yang hilang di lini tengah United, terutama setelah performa naik-turun Manuel Ugarte sepanjang musim lalu.


Strategi Sekali Mendayung, Dua Pulau Terlampaui

Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Solusi pertukaran ini memberikan efisiensi luar biasa bagi Manchester United. Sancho dilepas, dan pada saat yang sama klub bisa memperkuat salah satu area lemah dalam skuad. Entah itu Vlahovic yang bisa menjadi juru gedor andalan, atau Luiz yang memberikan stabilitas dan energi di lini tengah, United tetap mendapatkan keuntungan fungsional.

Lebih dari itu, beban gaji Sancho akan terangkat dari laporan keuangan klub. Dengan sisa kontrak hanya satu tahun, menjualnya di musim panas ini adalah keputusan yang logis, bahkan mendesak. Jika tidak, United berisiko kehilangan pemain ini secara gratis tahun depan.

Sumber: Manchester Evening News

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya