Jamkrindo Perkuat Komitmen Pertumbuhan Berkelanjutan, Simak Strateginya

Jamkrindo terus berperan menjembatani akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta Koperasi (UMKM-K)

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 02 Juli 2025, 20:20 WIB
Pelayanan Jamkrindo (dok: Jamkrindo)

Liputan6.com, Jakarta PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) merayakan Hari Ulang Tahun ke-55 pada 1 Juli 2025 dengan menegaskan komitmennya sebagai perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia.

Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo terus berperan menjembatani akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta Koperasi (UMKM-K), yang menjadi fondasi perekonomian kerakyatan.

Perayaan ini sekaligus menjadi momentum refleksi atas capaian historis dan penegasan peran Jamkrindo sebagai agen pembangunan yang berfokus pada kontribusi ekonomi dan nilai sosial.

Peran Krusial dalam Inklusi Keuangan dan Aksi Sosial 

Plt Direktur Utama PT Jamkrindo, Abdul Bari, menyampaikan bahwa kontribusi perusahaan terhadap pembangunan nasional tidak hanya melalui layanan penjaminan kredit bagi UMKM-K, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kelompok rentan dan memperkuat komunitas.

"Kami ingin tumbuh bersama masyarakat sebagai penyedia solusi aksesibilitas finansial UMKM-K, sekaligus menjadi institusi yang peduli terhadap lingkungan sosial sekitar," ujar Abdul Bari, Rabu (2/7/2025).

Semangat "Bertumbuh dalam Harmoni, Terintegrasi dan Berkelanjutan" menjadi tema HUT ke-55, yang juga menggarisbawahi arah strategis perusahaan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan jangka panjang.

Transformasi Strategis untuk Keberlanjutan Bisnis 

UMKM mitra binaan Jamkrindo turut ambil bagian dalam WSBK Mandalika (dok: Jamkrindo)

Jamkrindo menetapkan arah strategis yang difokuskan pada empat pilar utama: Building Best Practices, Strengthening Market Position, Expanding into New Segments, dan Synergy.

Abdul Bari menambahkan bahwa kemampuan Jamkrindo untuk terus bertransformasi dan beradaptasi terhadap perubahan zaman sangat penting untuk keberlanjutan.

Langkah-langkah transformasi yang didorong meliputi alternatif model bisnis dari CAC (Conditional Automatic Cover) ke CBC (Case by Case), diversifikasi produk dan bisnis, penerapan praktik manajemen proses bisnis yang unggul, optimalisasi subrogasi (Recovery), pengelolaan risiko yang kuat, serta peningkatan kompetensi SDM internal.

Transformasi menyeluruh ini mencakup lima pilar utama:

  • Penguatan ekosistem kemitraan melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.
  • Pengembangan kompetensi SDM bisnis CBC melalui pelatihan Relationship Manager.
  • Strategi dan segmentasi pasar yang proaktif dengan membangun pipeline proyek strategis.
  • Inovasi produk dan fleksibilitas model bisnis untuk menjawab kebutuhan berbagai proyek, termasuk proyek digital dan green project.
  • Transformasi layanan melalui optimalisasi JaguarS menjadi platform digital end-to-end yang cepat, terukur, dan transparan.  

 

Dampak Sosial Positif

Pelayanan Jamkrindo (dok: Jamkrindo)

Komisaris Utama Jamkrindo, Krisna Wijaya, menekankan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis saat ini, tetapi juga dari warisan nilai dan fondasi yang ditinggalkan untuk generasi mendatang.

Dia menyerukan setiap insan Jamkrindo untuk meninggalkan legacy yang baik: budaya kerja yang berintegritas, pelayanan yang profesional, serta kontribusi nyata bagi kemajuan UMKM dan perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-55, Jamkrindo menggelar serangkaian kegiatan sosial yang berorientasi pada pemberdayaan dan pendidikan.

Program-program ini meliputi edukasi anti-perundungan, workshop literasi keuangan dan digital untuk UMKM di 10 kota, pemberdayaan warga binaan perempuan Lapas kelas II A Tangerang dan teman disabilitas, pemberian bantuan sosial, serta bantuan seragam sekolah dan media pembelajaran TIK.

Selain itu, program "Jamkrindo Inspiratrip: 1 Hari 1.000 Inspirasi" memberikan pengalaman pembelajaran yang membangun semangat dan cita-cita anak-anak di panti asuhan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya