Liputan6.com, Jakarta - Nama pengusaha Jusuf Hamka kembali menjadi sasaran empuk bagi pelaku penipuan di media sosial. Sejak akhir tahun 2024 hingga pertengahan tahun 2025, berbagai hoaks yang mencatut namanya beredar luas, menjanjikan hadiah menggiurkan hingga bantuan dana fiktif.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan online yang mengatasnamakan tokoh publik ini.
Advertisement
Modus penipuan yang mencatut nama Jusuf Hamka ini sangat beragam dan terus berkembang. Para pelaku memanfaatkan popularitas dan citra positif Jusuf Hamka untuk menarik perhatian korban.
Mereka menggunakan berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan bahkan video yang diedit untuk meyakinkan calon korban.
Lalu, apa saja contoh hoaks yang telah teridentifikasi mencatut nama Jusuf Hamka?
Bagaimana cara menghindarinya agar tidak menjadi korban penipuan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Modus Operandi Deretan Hoaks Catut Nama Jusuf Hamka
Salah satu modus yang sering digunakan adalah kuis berhadiah. Hoaks ini menawarkan hadiah uang tunai dengan jumlah fantastis, mulai dari puluhan juta rupiah, dengan syarat yang dibuat-buat. Peserta diminta untuk menebak kendaraan, mengikuti kuis di Facebook, atau menyukai dan membagikan postingan. Video yang digunakan pun seringkali merupakan hasil editan dan manipulasi dari video asli Jusuf Hamka.
Selain kuis, ada juga modus grup Facebook. Masyarakat diajak untuk bergabung ke grup Facebook dengan iming-iming bantuan dana pembangunan rumah atau hadiah uang tunai. Untuk meyakinkan korban, pelaku meminta peserta mengikuti halaman tertentu, bergabung ke grup, membagikan postingan berkali-kali, dan mendaftar melalui tautan yang mencurigakan.
Tidak hanya itu, beberapa hoaks bahkan menggunakan video Jusuf Hamka untuk mempromosikan situs tertentu. Situs-situs ini seringkali merupakan situs judi online atau situs penipuan lainnya. Dengan mencatut nama Jusuf Hamka, pelaku berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung ke situs mereka.
Modus lain yang juga ditemukan adalah tawaran bantuan khusus kepada kelompok tertentu, misalnya nasabah bank tertentu atau orang berusia di atas 40 tahun. Jumlah bantuan yang dijanjikan pun bervariasi, tergantung pada target korban yang ingin dijangkau.
Tips Menghindari Deretan Hoaks yang Mencatut Nama Jusuf Hamka
Agar tidak menjadi korban penipuan yang mencatut nama Jusuf Hamka, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Pertama, selalu verifikasi informasi dari berbagai sumber terpercaya sebelum mempercayainya. Jangan hanya mengandalkan satu sumber informasi saja.
Kedua, waspadai akun palsu. Hanya ikuti dan percayai akun media sosial resmi Jusuf Hamka. Jangan mudah percaya dengan akun-akun yang mengatasnamakan dirinya namun tidak terverifikasi.
Ketiga, jangan mudah tergiur hadiah. Tawaran hadiah atau uang tunai yang terlalu mudah didapatkan patut diwaspadai. Ingat, tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini.
Keempat, jangan memberikan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal atau melalui tautan mencurigakan. Data pribadi adalah informasi yang sangat sensitif dan harus dijaga kerahasiaannya.
Dengan selalu waspada dan berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial, kita dapat melindungi diri dari berbagai modus penipuan yang mencatut nama Jusuf Hamka. Jika ragu, selalu verifikasi kebenarannya sebelum mengambil tindakan apa pun. Informasi ini valid per tanggal 2 Juli 2025.