BPKH Limited Fokus Optimalkan Sinergi Merah Putih

Mudir BPKH Limited, Iman Ni'matullah berhadap adanya Dignity Principle sebagai landasan gerak BPKH Limited. Tujuannya, sebagai kendaraan merah putih untuk investasi langsung di Arab Saudi.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 02 Juli 2025, 07:41 WIB
BPKH Limited, entitas bisnis milik Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia di Arab Saudi, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2024 di Hotel Mangkuluhur Jakarta, Selasa (1/7) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - BPKH Limited, entitas bisnis milik Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia di Arab Saudi, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2024 di Hotel Mangkuluhur Jakarta, Selasa (1/7).

Mudir BPKH Limited, Sidiq Haryono melaporkan, BPKH Limited berhasil mencatatkan laba bersih sebesar 3,6 juta Riyal Saudi atau setara Rp 15,5 miliar dari modal disetor sebesar 50,01 juta Riyal Saudi yang diterima penuh pada kuartal kedua tahun 2024.

"Return on Equity (ROE) BPKH Limited mencapai 9,98%, dalam mata uang Riyal Saudi jauh melampaui imbal hasil dari instrumen keuangan konvensional," kata Sidiq dalam keterangan pers diterima, Rabu (2/7/2025).

"Nilai manfaat yang dihasilkan BPKH Limited dalam mata uang Saudi Riyal (SAR) juga sebagai bagian dari mitigasi risiko pasar keuangan haji sehingga matching dengan kewajiban Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang didominasi mata uang SAR dan USD," tambah dia.

Sidiq melanjutkan, laporan Gross Profit yang diperoleh dari bisnis dan investasi di Arab Saudi dibandingkan dengan modal yang disetorkan BPKH mencapai 18,37%.

"Ini menunjukan model bisnis dan portfolio bisnis BPKH Limited sudah cukup proven sebagai entitas baru di Arab Saudi," tutur Sidiq.

Menanggapi capaian itu, Kepala BP BPKH, Fadlul Imansyah mengatakan, bagi perusahaan yang baru menginjak usia dua tahun maka apa yang dilakukan BPKH Limited layak diapresiasi tinggi karena telah mampu menghasilkan laba dan menyetorkan dividen dari laba bersihnya sebagai Nilai Manfaat Keuangan Haji kepada BPKH.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Arief Mufraini selaku Anggota Badan Pelaksana BPKH yang membawahi portofolio investasi, memuji kinerja baik BPKH Limited yang mampu menyetorkan Dividen Tunai di tahun kedua berdiri senilai 9.02% dari modal disetor BPKH.

"Pembayaran dividen ini membuktikan BPKH Limited telah berkondisi kepada nilai manfaat dana haji yang seluruhnya akan kembali digunakan untuk kepentingan jemaah haji, termasuk untuk biaya keberangkatan jemaah haji dalam masa tunggu maupun untuk meningkatkan kualitas pelayanan lainnya," ujar Prof Arief.

Dia menegaskan, komitmen pemegang saham adalah memperkuat kapasitas BPKH Limited. Maka, sebagai bentuk komitmen membesarkan BPKH Limited, Arief menyetujui untuk mengalokasikan sebagian dari laba bersih sebagai laba ditahan guna memperkuat modal perusahaan dalam menjalankan ekspansi bisnisnya di ekosistem haji dan umrah.

Terakhir, Anggota BP BPKH Sulityowati yang juga hadir dalam RUPS tersebut mendukung untuk BPKH Limited terus menegaskan perannya sebagai kendaraan strategis investasi langsung keuangan haji di Tanah Suci.

"Semoga BPKH Limited tetap fokus mengoptimalkan potensi ekosistem haji dan umrah, demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia dan negara-negara Islam lainnya," Sulityowati menandasi.

 

Dignity Principle

Sebagai informasi, Mudir BPKH Limited, Iman Ni'matullah berhadap adanya Dignity Principle sebagai landasan gerak BPKH Limited. Tujuannya, sebagai kendaraan merah putih untuk investasi langsung di Arab Saudi.

"Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia. Mari bersama-sama mencari keberkahan di Tanah Suci agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh umat di tanah air," dia memungkasi.

Diketahui, RUPS menjadi tonggak penting dalam memperkuat arah strategis dan akuntabilitas BPKH Limited sebagai garda depan pengelolaan investasi keuangan haji yang berkelanjutan dan bermartabat.

Wisata urban adalah wisata yang menjadikan ruang-ruang publik kota dan pengalaman hidup di perkotaan sebagai atraksi utama. (Dok: Liputan6.com/Trisyani)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya