AC Milan Injak Rem Dalam Perburuan Eks Pemain Arsenal Ini

AC Milan dikabarkan menginjak rem dalam perburuan gelandang senior Bayer Leverkusen, Granit Xhaka.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 01 Juli 2025, 22:16 WIB
Logo AC Milan (Bola.com/Adreanus Titus)

Liputan6.com, Jakarta Klub Serie A AC Milan dikabarkan menginjak rem dalam perburuan eks gelandang Arsenal yang kini bermain di Bayer Leverkusen, Granit Xhaka.

AC Milan tengah melakukan perombakan besar-besaran di lini tengah seiring masuknya Massimiliano Allegri sebagai pelatih anyar. Perubahan ini menjadi bagian dari proyek jangka menengah yang bertujuan mengembalikan identitas tim sebagai penguasa Serie A.

Meski sektor gelandang diprioritaskan, Milan tidak ingin sembarangan dalam memilih sosok yang direkrut. Klub asal San Siro itu menimbang berbagai aspek, mulai dari usia hingga gaji sang pemain incaran.

Salah satu nama yang sempat muncul dalam radar Milan adalah Granit Xhaka dari Bayer Leverkusen. Ia diincar karena dianggap punya pengalaman yang bakal berguna bagi skuad Milan.


Xhaka Masuk Radar Milan

Pemain Bayer Leverkusen, Granit Xhaka, mengontrol bola saat sesi latihan jelang laga melawan AC Milan pada laga Liga Champions. (AP Photo/Martin Meissner)

Milan sempat menjajaki peluang merekrut pemain berpengalaman untuk memperkuat keseimbangan di lini tengah. Granit Xhaka menjadi salah satu sosok yang dinilai ideal karena kualitas dan pengalamannya bersama Leverkusen.

Kedatangan Xhaka dianggap mampu memberi karakter kuat dalam skema yang dibangun Allegri, terutama karena sang gelandang dikenal sebagai pemimpin di lapangan. Selain itu, gaya main Xhaka cocok dengan kebutuhan Milan yang menginginkan sosok pekerja keras di tengah.

Xhaka sendiri kabarnya menyambut baik ketertarikan dari Rossoneri. Ia ingin menjajal pengalaman bermain di Italia sebelum gantung sepatu.


Leverkusen Tak Goyah, Negosiasi Mandek

Gelandang veteran ini sukses membuktikan dirinya belum habis setelah jasanya tak diperlukan Arsenal lagi. Kemampuan memimpin dan juga keuletan di lapangan tengah membuat Granit Xhaka dipercaya Xabi Alonso sebagai pemain inti tim musim ini. (AP Photo/Martin Meissner)

Meski minat Milan cukup serius, proses negosiasi dengan Bayer Leverkusen tidak berjalan mulus. Klub Bundesliga itu enggan melepas Xhaka kecuali ada tawaran yang sangat menguntungkan secara finansial.

Leverkusen saat ini tak memiliki alasan mendesak untuk menjual gelandang andalannya tersebut. Kontrak yang masih berjalan dan peran vital Xhaka di tim membuat klub Jerman itu mematok harga tinggi.

Situasi ini membuat pembicaraan transfer menjadi lambat dan kompleks. Hal ini diungkapkan oleh Gazzetta dello Sport.


Milan Pilih Mundur Perlahan

Gelandang Swiss #10 Granit Xhaka mengontrol bola selama sesi latihan MD-1 menjelang laga Grup A UEFA Euro 2024 di Robert-Schlienz-Stadion, Stuttgart, Selasa (18/6/2024). (Fabrice COFFRINI / AFP)

Setelah mempertimbangkan banyak faktor, AC Milan mulai injak rem dalam perburuannya pada Granit Xhaka. Usia sang pemain yang sudah memasuki kepala tiga menjadi pertimbangan penting dalam rencana jangka panjang klub.

Selain itu, besarnya gaji serta biaya transfer yang diminta Leverkusen membuat Rossoneri berpikir ulang. Dengan adanya nama lain seperti Luka Modric, Milan kini lebih fokus pada opsi yang lebih muda dan ekonomis.

"Milan menarik diri karena kekhawatiran atas usianya, gaji yang tinggi, dan biaya transfer yang besar dari Bayer Leverkusen," sambung Gazzetta dello Sport dalam artikelnya.

(Gazetta dello Sport)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya