Striker Leverkusen Dicoret dari Daftar Belanja Xabi Alonso

Padahal, striker 29 tahun asal Ceko itu sebelumnya masuk dalam daftar belanja yang disusun oleh Xabi Alonso.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 01 Juli 2025, 17:12 WIB
Patrik Schick yang kini tengah menjalani musim keempat bersama Bayern Leverkusen memiliki koleksi satu hattrick di Bundesliga 2023/2024 yang dicetaknya pada pekan ke-16 saat menang 4-0 atas VfL Bochum (20/12/2023). Hingga kini ia baru mencetak 3 gol dari 5 laga di Bundesliga 2023/2024. Minimnya jumlah laga yang dijalani akibat mengalami cedera di awal musim. (AFP/Ina Fassbender)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana merekrut Patrik Schick dari Bayer Leverkusen. Padahal, striker 29 tahun asal Ceko itu sebelumnya masuk dalam daftar belanja yang disusun oleh Xabi Alonso.

Schick sempat diproyeksikan menjadi pelapis ideal untuk lini depan Madrid. Dengan harga sekitar €40 juta (sekitar Rp703 miliar), ia dinilai bisa menambah kedalaman skuad musim depan.

Namun, menurut laporan Fichajes, performa impresif Gonzalo Garcia mengubah segalanya. Penyerang muda itu memanfaatkan kesempatan bermain dengan sangat baik.


Momentum Garcia di Waktu yang Tepat

Federico Pereira dari Pachuca menjaga Gonzalo Garcia dari Real Madrid dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Pachuca di Charlotte, North Carolina, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Nell Redmond)

Garcia awalnya hanya pengganti darurat ketika Kylian Mbappe dan Endrick belum tersedia. Akan tetapi, dia tak sekadar menggantikan—dia mencuri perhatian.

Dengan kerja keras dan pemahaman taktik yang matang, Garcia tampil menonjol. Penampilan gemilangnya di Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi titik balik.

Seluruh staf pelatih dan rekan setim kini percaya pada kemampuannya. Garcia dinilai siap naik kelas dan jadi bagian penting skuad musim depan.


Solusi Murah, Efektif, dan Berkualitas

Gonzalo Garcia (kiri) dari Real Madrid dan Federico Pereira dari Pachuca berduel memperebutkan bola dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Pachuca di Charlotte, North Carolina, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Nell Redmond)

Garcia bisa menjalankan peran mirip Joselu meski gaya main mereka tidak identik. Ia mampu menghadirkan fisik dan gangguan konstan bagi bek lawan.

Daripada dipinjamkan demi jam terbang, Madrid diyakini lebih memilih mempertahankannya di tim utama. Keputusan ini tak hanya menguntungkan penyerang 21 tahun Spanyol itu, tapi juga keuangan klub.

Mengembangkan produk akademi seperti Garcia membuat Madrid hemat puluhan juta euro. Dana tersebut bisa dialihkan untuk memperkuat sektor lain.


Investasi yang Terbayar

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berbicara dengan para pemainnya dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Al Hilal di Miami Gardens, Florida, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Direksi klub sangat puas dengan perkembangan Garcia. Bagi mereka, ini bukti nyata pentingnya investasi jangka panjang pada pemain muda.

Dengan usia baru 21 tahun, Garcia punya jalan panjang di depannya. Kini, ia tengah menjalani momen emas untuk menancapkan namanya di Santiago Bernabeu.

Garcia sadar, kesempatan seperti ini tak datang dua kali. Ia harus bisa menjawab kepercayaan dengan performa maksimal di lapangan.

Sumber: Fichajes, Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya