Seorang demonstran memegang angka "50", yang merujuk pada jumlah sandera yang masih berada di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023 oleh milisi Hamas, selama protes anti-pemerintah di luar markas besar Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv pada 28 Juni 2025. (Jack GUEZ/AFP)
Ribuan orang turun ke jalan untuk melakukan protes pada hari Sabtu (28/6/2025) di seluruh Israel. (Jack GUEZ/AFP)
Mereka menuntut pemerintah Israel untuk segera mengambil tindakan untuk membebaskan pada sandera yang masih ditawan oleh milisi Hamas. (Jack GUEZ/AFP)
Media setempat memberitakan bahwa aksi unjuk rasa tersebut diselenggarakan di Tel Aviv, Yerusalem dan kota-kota lain. (Jack GUEZ/AFP)
Untuk diketahui, sekitar 50 sandera Israel masih diyakini berada di Gaza, dengan kurang dari setengahnya diduga masih hidup. (Jack GUEZ/AFP)
Mereka merupakan bagian dari 251 orang yang disandera dalam serangan kelompok pejuang Palestina Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023—serangan yang memicu pecahnya perang. (Jack GUEZ/AFP)
Perundingan secara tidak langsung antara Israel dan Hamas masih terus diupayakan, terutama sejak Israel melanjutkan serangan militernya pada Maret lalu, setelah membatalkan kesepakatan gencatan senjata terbaru. (Jack GUEZ/AFP)