Liverpool Siap Sabar Demi Alexander Isak

Liverpool tengah menyusun strategi transfer jangka panjang demi mengamankan jasa penyerang impian mereka, Alexander Isak. Meskipun upaya mendatangkan striker asal Swedia ini belum membuahkan hasil, The Reds memilih bermain sabar dan menunggu momentum yang tepat.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 28 Juni 2025, 09:45 WIB
Pemain Newcastle, Alexander Isak melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya ke gawang Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di St James Park Stadium, Newcastle, Inggris, Kamis (05/12/2024) WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool tengah menyusun strategi transfer jangka panjang demi mengamankan jasa penyerang impian mereka, Alexander Isak. Meskipun upaya mendatangkan striker asal Swedia ini belum membuahkan hasil, The Reds memilih bermain sabar dan menunggu momentum yang tepat.

Alexander Isak, yang tampil tajam bersama Newcastle musim lalu dengan torehan 27 gol dari 42 pertandingan, masuk dalam radar utama Liverpool sebagai solusi lini depan. Ketertarikan The Reds semakin menguat setelah sang pemain menjadi kunci keberhasilan Newcastle menjuarai Carabao Cup dan mengakhiri penantian trofi selama 70 tahun.

Namun, memboyong Isak dari St James’ Park bukan perkara mudah. Newcastle bertekad mempertahankannya dan bahkan siap menjadikan sang striker sebagai pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub.

Isak saat ini masih terikat kontrak hingga Juni 2028 dengan gaji £120 ribu per pekan, dan belum ada pembicaraan resmi mengenai kontrak baru.


Ambisi Liverpool

Pemain Newcastle United, Alexander Isak, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga pekan ke-10 Premier League 2024/2025 di Stadion St James' Park pada Sabtu (2/11/2024). (AFP/Paul Ellis)

Manajer Newcastle, Eddie Howe, secara terbuka menyebut Isak sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub yang kembali tampil di Liga Champions musim depan. Tidak hanya itu, The Magpies telah memagari pemain berusia 25 tahun tersebut dengan banderol selangit, yakni £150 juta.

Meski demikian, Liverpool tak mundur. Klub yang kini berada di bawah arahan Arne Slot itu dikabarkan siap memecahkan rekor transfer Inggris demi menggaet Isak.

Namun, mereka memilih menunggu hingga setelah tenggat 30 Juni, yang menandai tutup buku tahun keuangan klub. Tanggal ini juga penting terkait regulasi Profit and Sustainability Regulations (PSR), di mana klub tak boleh mencatat kerugian lebih dari £105 juta dalam tiga tahun jika ingin terhindar dari sanksi pengurangan poin.


Agresivitas Liverpool

Milos Kerkez, pemain anyar Liverpool gabung dari Bournemouth di bursa transfer musim panas 2025. (Dok. liverpoolfc.com)

Sementara itu, manajemen Liverpool tetap bergerak aktif di bursa transfer. Dalam sebulan terakhir, The Reds telah menggelontorkan dana lebih dari £200 juta.

Bek kiri Bournemouth, Milos Kerkez, menjadi nama terbaru yang didatangkan ke Anfield, bergabung dengan Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan kiper Giorgi Mamardashvili.

Slot dan direktur olahraga Richard Hughes tampak tenang menyikapi situasi Isak, karena mayoritas transfer utama sudah diselesaikan sebelum latihan pramusim dimulai.

Namun, kebutuhan akan sosok striker anyar tetap jadi prioritas, terlebih dengan semakin dekatnya Darwin Nunez ke pintu keluar menuju Napoli.


Target Alternatif Liverpool

Logo dan ilustrasi Liverpool. (AFP/Paul Ellis)

Jika skenario Isak gagal terwujud, Liverpool telah menyiapkan alternatif. Nama-nama seperti Hugo Ekitike, Joao Pedro, hingga Viktor Gyokeres disebut masuk dalam daftar cadangan. Namun, jelas bahwa Alexander Isak masih menjadi target nomor satu.

Dengan kekuatan finansial yang dimiliki serta kesabaran dalam menunggu celah yang tepat, Liverpool tampaknya benar-benar serius membangun ulang lini serang mereka.

Kini, tinggal menunggu apakah keteguhan hati Newcastle bisa bertahan di tengah godaan besar dari Merseyside.

Sumber: Liverpool Echo

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya