Liputan6.com, Jakarta Tajam, kolektif, dan penuh keyakinan. Timnas Jerman U-21 menunjukkan ketiganya dengan sempurna di Euro U-21 2025. Hingga babak semifinal, tak ada tim yang bisa menghentikan langkah Die Mannschaft Muda.
Dengan koleksi 15 gol dari lima pertandingan yang sudah dimainkan, Jerman kini berdiri satu langkah lagi menuju tahta Eropa.
Advertisement
Langkah tegas menuju final dibuktikan dengan kemenangan telak 3-0 atas Prancis di babak semifinal, Jumat (27/6) dini hari WIB. Sebuah hasil yang bukan hanya mencerminkan dominasi, tapi juga kematangan taktik dan mentalitas para pemain muda Jerman. Mereka tidak hanya menang, tapi dengan cara meyakinkan.
"Jerman adalah tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain yang sangat bagus. Jadi kami tidak boleh membuat kesalahan di semifinal melawan mereka," ujar pelatih Timnas Prancis, Gerald Baticle, dikutip dari situs resmi UEFA.
Namun, bahkan pujian setulus itu tak mampu menyembunyikan betapa kuatnya Jerman di turnamen ini. Mereka datang bukan hanya sebagai tim unggulan, tapi juga sebagai kekuatan yang konsisten.
Rekam jejak mereka di fase kualifikasi sudah jadi sinyal: tak terkalahkan dalam 10 laga, dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang. Di putaran final, mereka menjelma menjadi mesin gol yang efektif, rata-rata tiga gol per pertandingan.
Nick Woltemade: Mesin Gol Setinggi 198 cm
Di tengah laju impresif Jerman, satu nama mencuri perhatian: Nick Woltemade. Pemain setinggi 198 cm menjelma menjadi predator kotak penalti. Gelar Man of the Match dalam laga kontra Prancis menjadi bukti bahwa ia bukan hanya pencetak gol, tapi juga motor serangan tim.
"Saya pikir kami bermain sangat baik hari ini. Melakukannya melawan tim yang bagus seperti ini, sungguh menakjubkan. Sekarang kami berada di final, kami sangat senang tentang hal itu. Satu langkah lagi yang harus ditempuh,” ujar Woltemade kepada UEFA.
Woltemade tak hanya memimpin daftar pencetak gol terbanyak di turnamen ini. Ia juga tengah menikmati akhir musim yang nyaris sempurna.
Bersama Stuttgart, ia mencetak gol di final Piala Jerman saat menaklukkan Arminia Bielefeld. Lalu, pada awal Juni, ia menjalani debut senior untuk Timnas Jerman di ajang Nations League kontra Portugal.
Final Ideal: Jerman vs Inggris
Kini, tantangan terakhir menanti. Di partai final yang digelar Minggu (29/6) dini hari WIB, Jerman akan bersua Inggris, duel klasik dua kekuatan besar Eropa, namun dalam versi muda. Inggris bukan lawan sembarangan. Tapi dengan performa seperti ini, Jerman tampaknya datang dengan keyakinan penuh.
Dengan kedalaman skuad, disiplin taktikal, dan sosok Woltemade yang sedang on-fire, Jerman bukan hanya kandidat juara, mereka adalah tim yang telah memberi bukti di setiap langkah. Satu kemenangan lagi, dan generasi ini akan menambahkan bab baru dalam kisah kejayaan sepak bola Jerman.
"Final membuat saya sangat bahagia karena kami seperti keluarga, di lapangan dan juga di luar lapangan. Sekarang kami hanya punya satu pertandingan tersisa, dan mudah-mudahan kami akan menjadi juara," kata kapten Jerman U-21, Eric Martel.
Sumber: BBC Sport, UEFA