4 Wakil Brasil Lolos Semua ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025, Fluminense Jadi yang Terakhir

Fluminense memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Hasil imbang tanpa gol melawan Mamelodi Sundowns cukup untuk membawa mereka lolos.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 26 Juni 2025, 07:29 WIB
Pemain Fluminense, Ignacio, melakukan selebrasi bersama Nonato (16) dan Thiago Santos (29) usai laga Grup F Piala Dunia Antarklub melawan Mamelodi Sundowns di Miami Gardens, Florida, Rabu (25/6/2025). (AP Photo/Marta Lavandier)

Liputan6.com, Jakarta Fluminense memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Hasil imbang tanpa gol melawan Mamelodi Sundowns cukup untuk membawa mereka lolos.

Pertandingan di Hard Rock Stadium, Miami, berlangsung sengit namun tanpa gol, Kamis (26/6/2025) dini hari WIB. Hasil itu membuat Fluminense menempati peringkat kedua Grup F dengan lima poin.

Posisi itu cukup untuk melengkapi dominasi klub Brasil di fase gugur turnamen ini. Sebelumnya, Palmeiras, Flamengo, dan Botafogo telah lebih dulu memastikan tempat.

Keempat wakil Brasil itu siap melanjutkan kiprahnya dalam persaingan 32 klub dunia. Peta kekuatan kini semakin menarik di babak selanjutnya.


Dominasi Klub Brasil di Fase Gugur

Duel Mamelodi Sundowns vs Fluminense di Piala Dunia Antarklub 2025 di Hard Rock Stadium, Kamis (26/06/2025). (AP Photo/Marta Lavandier)

Empat klub asal Brasil melaju bersamaan ke 16 besar Piala Dunia Antarklub. Palmeiras, Flamengo, Botafogo, dan Fluminense siap bersaing dengan raksasa dunia lainnya.

Flamengo menjadi juara Grup D dan akan berhadapan dengan Bayern Munchen. Sementara Palmeiras bertemu rekan senegaranya, Botafogo.

Fluminense akan menghadapi lawan yang belum pasti antara Inter Milan, Monterrey, atau River Plate.


Fluminense Lolos Meski Tertekan

Kiper Fluminense, Fabio, menahan tembakan pemain Mamelodi Sundowns, Tashreeq Matthews, di Piala Dunia Antarklub 2025 di Hard Rock Stadium, Kamis (26/06/2025). (AP Photo/Lynne Sladky)

Melawan Sundowns, Fluminense sempat kesulitan menghadapi tekanan lawan. Sundowns tampil dominan dan menciptakan banyak peluang di babak pertama.

Dua peluang emas datang dari Lucas Ribeiro dan Tashreeq Matthews. Namun keduanya digagalkan oleh Fabio, kiper veteran berusia 44 tahun.

Fluminense baru meningkatkan serangan di paruh kedua, termasuk peluang dari German Cano yang membentur tiang. Dukungan suporter tetap terasa meski stadion tak penuh.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya