Paul Pogba: Drama, Comeback, dan Ambisi Sang Maestro

Dunia sepak bola tak pernah kehabisan sosok kontroversial dan penuh warna. Ada Ronaldinho dan Neymar yang bermain dengan senyum dan kejenakaan, atau Mario Balotelli yang kerap membuat heboh dengan tingkahnya.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 24 Juni 2025, 17:28 WIB
Pemain top pertama yang pernah menjadi kliennya adalah Paul Pogba. Ia pernah meyakinkan Pogba untuk hengkang dari Manchester United dari Juventus pada 2012 silam. Gara-gara transfer tersebut, Sir Alex Ferguson murka dan melarang MU untuk berurusan dengannya. Selain itu, Raiola juga menjadi sosok kepulangan sang gelandang ke Old Trafford pada tahun 2016 dengan harus merogoh kocek sebesar 100 juta Euro. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Dunia sepak bola tak pernah kehabisan sosok kontroversial dan penuh warna. Ada Ronaldinho dan Neymar yang bermain dengan senyum dan kejenakaan, atau Mario Balotelli yang kerap membuat heboh dengan tingkahnya. Tapi, jika bicara tentang pemain yang hidupnya seperti film blockbuster, Paul Pogba adalah salah satu yang paling ikonik.

Dari kemunculannya yang gemilang di Manchester United, sukses besar di Juventus dengan gol-gol spektakuler, hingga kembali ke Old Trafford dengan harga fantastis (£100 juta), karier Pogba selalu penuh gebrakan. Namun, perjalanannya belakangan ini justru lebih mirip rollercoaster: cedera panjang, skorsing doping, hingga perseteruan keluarga yang memilukan.

Kini, setelah 18 bulan vakum, Pogba siap kembali. Kabarnya, ia telah sepakat dengan AS Monaco dengan kontrak dua tahun—sebuah langkah besar untuk pemain berusia 32 tahun yang terakhir bermain pada September 2023.


Latihan Keras di Balik Layar

Paul Pogba. Gelandang asal Prancis berusia 29 tahun ini didatangkan Manchester United dari Juventus pada awal musim 2016/2017 dengan nilai transfer mencapai 105 juta euro atau setara Rp1,6 triliun. Juventus sendiri mendatangkan Paul Pogba dari tim U-21 Manchester United pada awal musim 2012/2013 dengan status bebas transfer. Akhir musim 2021/2022 Paul Pogba tidak memperpanjang kontraknya bersama Manchester United dan pergi secara gratis. (AFP/Paul Ellis)

Meski tanpa klub, Pogba tak pernah berhenti bekerja. Akun Instagram-nya dipenuhi video latihan intensif: megang Lionel Messi, mempermalukan YouTuber IShowSpeed, hingga bermain tenis kepala bersama bintang NBA Jimmy Butler.

Pogba juga kerap terlihat berlatih dengan Kobbie Mainoo (Manchester United) dan Leny Yoro, serta menjalin silaturahmi dengan mantan rekan setimnya di Piala Dunia Antarklub.

Monaco tentu tak akan menawarkan kontrak panjang jika Pogba tidak dalam kondisi prima. Dan dari semua postingannya, satu hal jelas: fisiknya tetap mengesankan.


Drama Keluarga yang Mengguncang

Gelandang Juventus, Paul Pogba, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Genoa pada laga Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, Minggu (20/9/2015). Musim lalu, Pogba, sukses mengantar Juve juara Serie A. (AFP/Marco Bertorello)

Namun, di balik senyum dan kegembiraannya, Pogba menghadapi ujian terberat dalam hidup. Ia menjadi korban pemerasan oleh orang-orang terdekat, termasuk kakaknya sendiri, Mathias Pogba. Kasus ini bermula dari ancaman dan penculikan oleh sekelompok orang yang menuntut €13 juta untuk "jasa perlindungan".

Mathias bahkan menyebarkan rumor bahwa Pogba menyewa dukun untuk menyihir Kylian Mbappe—klaim yang dibantah mentah-mentah. Setelah dua tahun penyelidikan, Mathias dihukum tiga tahun penjara (dua tahun di antaranya ditangguhkan) dan didenda €20.000.

"Ini bisa menghancurkan keluarga, memicu perang. Aku sempat mempertanyakan segalanya—popularitas, sepak bola, bahkan tujuan hidupku," ujar Pogba, menggambarkan betapa dalam lukanya.


Tetap Bertahan, Tetap Bersinar

Paul Pogba memilih meninggalkan Old Trafford setelah kontraknya habis. Ia memutuskan untuk kembali ke Juventus setelah berpisah dengan MU. Pemain berusia 29 tahun tersebut sebelumnya pernah membela Juventus selama empat tahun antara 2012 sampai 2016. Pogba kembali ke Allianz Stadium dengan status bebas transfer. Gelandang asal Prancis tersebut dikontrak jangka panjang dengan durasi selama empat tahun. (AFP/Ethan Miller)

Di tengah semua itu, Pogba tetap mencari cara untuk bangkit. Ia sempat mencicipi dunia akting dengan berperan sebagai pelatih muda dalam film Prancis Four Zeroes, menghadiri Festival Film Cannes bersama istrinya, Zulay, bahkan bertemu Patrice Evra—yang tengah mempersiapkan debut MMA-nya.

Tapi jangan salah, fokus utamanya tetaplah sepak bola. "Dia telah melewati pertarungan mental yang berat. Banyak pemain yang mungkin menyerah, tapi bukan Pogba," tulis salah satu sumber.

Kini, dengan Monaco sebagai panggung barunya, Pogba punya misi: membuktikan bahwa ia masih bisa menjadi yang terbaik. Sebagai juara Piala Dunia dan salah satu gelandang paling berbakat di generasinya, ia tak ingin karirnya berakhir dengan tanda tanya.

Satu hal yang pasti: kisah Paul Pogba belum selesai. Dan seperti biasa, ia akan menuliskannya dengan caranya sendiri—penuh gaya, penuh drama, dan tak pernah setengah-setengah.

Sumber: Daily Mail

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya