Nasib Christopher Nkunku: Top Skor Bundesliga yang Terlunta-lunta di Chelsea, Merintis Jalan ke MU?

Christopher Nkunku datang ke Chelsea dengan penuh harapan, bak bintang besar yang siap menerangi langit London Barat

oleh Asad ArifinDiperbarui 24 Juni 2025, 14:45 WIB
Momen selebrasi Christopher Nkunku di laga Chelsea vs Southampton, Premier League 2024/2025 (c) John Walton/PA via AP

Liputan6.com, Jakarta Christopher Nkunku datang ke Chelsea dengan penuh harapan, bak bintang besar yang siap menerangi langit London Barat. Nilai transfer €60 juta dari RB Leipzig menjadi penegas statusnya sebagai salah satu talenta top Eropa, apalagi setelah menyabet gelar top skor Bundesliga musim 2022/2023.

Namun, satu musim berselang, harapan tinggal kenangan. Dua musim berlalu, nama Nkunku perlahan tenggelam di antara deretan wajah baru yang datang silih berganti ke Stamford Bridge.

Musim panas 2023, Chelsea memperkenalkan Nkunku sebagai bagian dari proyek besar. Dia datang bukan sebagai pemain muda mentah, melainkan sebagai mesin gol yang matang. Tapi langkah awalnya langsung tersandung. Cedera parah membuatnya absen berbulan-bulan, dan ketika akhirnya kembali, performanya jauh dari ekspektasi.

Cuma tiga gol dari 11 penampilan di Premier League musim debut, angka yang bahkan tak mendekati potensi aslinya. Cedera kembali menjadi cerita utama. Ritme tak pernah benar-benar terbentuk.


Harapan Baru yang Berakhir Pilu bagi Nkunku

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge, London, Senin dini hari WIB (16-12-2024). (Ben STANSALL/AFP)

Musim 2024/2025 datang dengan manajer baru: Enzo Maresca. Harapan kembali tumbuh. Maresca sempat memberi sinyal bahwa Nkunku punya tempat dalam proyek barunya, tapi sang pelatih pun tampak bingung memaksimalkan sang pemain.

"Saya senang dengannya. Namun saya tahu dia bisa memberi lebih. Kami berharap lebih darinya," kata Maresca.

"Namun pada saat yang sama, kami mencoba memahaminya. Dia bukan pemain nomor sembilan dan bukan pemain sayap. Dia bermain sebagai pemain sayap malam ini. Dia adalah gelandang serang," sambung pelatih asal Italia itu.

Pernyataan itu terasa seperti pembelaan sekaligus kebingungan. Nkunku, dengan fleksibilitasnya, justru jadi korban dari ketidakjelasan peran. Maresca gagal menemukan opsi terbaik bagi Nkunku di lapangan dan performa sang pemain tidak stabil.


Sinyal Perpisahan dan Gagalnya Pindah ke MU

Pemain Chelsea, Christopher Nkunku merayakan gol pertama timnya ke gawang Servette pada leg pertama playoff UEFA Conference League 2024 di Stamford Bridge, London, Jumat (23/08/2024). (AP Photo/Alastair Grant)

Saat kalender berganti Januari 2025, situasi Nkunku di Chelsea memasuki fase baru. Pihak klub dan pemain mulai membuka pintu keluar. Satu nama muncul sebagai opsi pertukaran: Alejandro Garnacho.

Chelsea dan Manchester United disebut-sebut sempat membuka pembicaraan soal pertukaran kedua pemain. Sebuah solusi yang mungkin menguntungkan dua pihak, setidaknya di atas kertas.

Lanjut Baca:

Namun, menurut jurnalis kawakan Fabrizio Romano, negosiasi itu tak pernah benar-benar mendekati kata sepakat. "Christopher Nkunku tidak pernah berniat meninggalkan Chelsea dengan status pinjaman pada bulan Januari," kata Romano. "Transfer permanen jadi satu-satunya opsi, tapi tidak pernah mendekati Bayern atau Man United meskipun ada ketertarikan. Chelsea meminta £65-70 juta. Tidak ada pergerakan pada hari itu,” lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya