Apresiasi Gelaran PRJ 2025, Cak Imin: Jakarta Fair Jadi Upaya Bangkitkan Perekonomian

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (Menko PMR) Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 sebagai upaya membangkitkan gairah ekonomi.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 22 Juni 2025, 16:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (Menko PMR) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin hadiri pembukaan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025. (Media Center JIExpo)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (Menko PMR) Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 sebagai upaya membangkitkan gairah ekonomi.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara upacara pembukaan JFK 2025 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 19 Juni 2025.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyambut baik gelaran Jakarta Fair 2025 atau Pekan Raya Jakarta 2025 (PRJ 2025). Menurutnya, perhelatan akbar ini telah melegenda, dan tetap eksis hingga saat ini.

"Saya mengucapkan selamat sekaligus terima kasih mengiringi rasa syukur dan bangga terjaganya pelaksanaan Jakarta Fair di JIExpo yang melegenda, senantiasa secara konsisten menjalankan dengan baik, melibatkan semua pihak yang menjadi penyelenggaraan Jakarta Fair di Indonesia," ujar Cak Imin, melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Minggu (22/6/2025).

Cak Imin menilai, gelaran Jakarta Fair mampu menjadi upaya untuk menumbuhkan jalannya perekonomian.

"Sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dan kita semua untuk terus menumbuhkan gairah ekonomi di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah," papar dia.

Cak Imin pun berharap banyak pada event Jakarta Fair atau PRJ tahun ini untuk menjadi titik temu dari seluruh pengembangan ekonomi bangsa.

"Jakarta Fair jadi sarana penting dan secara aktif diakui sudah memulai langkah-langkah pemberdayaan itu. Pemberdayaan menjadi bagian dari upaya kita untuk mengukuh kuatkan ekonomi bangsa dan negara," jelas Cak Imin.

 

Harapkan Bisa Buat Perekonomian Semakin Baik

Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2025 merupakan pameran multiproduk terbesar, terlengkap dan terlama di Kawasan Asia Tenggara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Senada dengan hal tersebut, Director Marketing JIExpo Ralph Scheunemann menyebut, Jakarta Fair 2025 diharapkan dapat membawa arah perekonomian semakin baik.

"Diharapkan supaya kita juga membantu perekonomian, khususnya Kota Jakarta agar berjalan baik. Ya kita berdoa saja semoga tahun ini lebih dari Rp 7,5 Triliun (transaksi)," kata dia.

Hal tersebut, lanjut Ralph, bukan tidak mungkin dicapai. Mengingat masyarakat sudah rindu untuk berkunjung kepameran multiproduk terbesar, terlengkap, dan terlama di Kawasan Asia Tenggara itu.

"Masyarakat sudah ingin dan kangen sama Jakarta Fair. Jadi, ya kita jalan terus sampai tanggal penutupan nanti, sampai 13 Juli," tegas Ralph.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung membuka secara resmi Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025, Kamis malam (19/6/2025).

Dia mengatakan, dirinya tidak pernah absen menghadiri acara tahunan menyambut hari ulang tahun Jakarta atau HUT Jakarta tersebut.

"Karena saya selama hampir setiap tahun mendampingi Presiden pada waktu itu," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung saat membuka PRJ 2025 di JiExpo Kemayoran Jakarta, Kamis 19 Jni 2025.

"...Makan ikan pindang di pinggir sungai, makin nikmat pakai tumis bunga pepaya...

..Jakarta Fair bentar lagi kita mulai, dengan semangat kota global yang berbudaya...," sambut Pramono berpantun.

 

Hadiri Pembukaan PRJ 2025, Pramono Anung: Jakarta Fair Terus Tumbuhkan Ekonomi Nasional

Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2025 akan berlangsung hingga 13 Juli 2025. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Menurut Pramono, Jakarta Fair Kemayoran 2025 bertepatan memperingati rangkaian HUT ke-498 Kota Jakarta. Kegiatan tahunan ini, dinilainya sebagai warisan tradisi yang tumbuh bersama-sama sejarah perkembangan kota Jakarta.

"Dimulai dari pameran sederhana pada waktu itu di kawasan Monas, kini Jakarta Fair berkembang menjadi ajang pameran modern, berskala nasional dan internasional yang menampilkan beragam produk-produk dari Indonesia," bangga Pramono Anung.

Dia menyebut, Jakarta Fair 2025 atau PRJ 2025 mengusung tema 'Mendukung Indonesia Maju Melalui Inovasi dan Karya Bangsa yang Berkelanjutan'.

Pramono memastikan, Jakarta Fair tetap menekankan komitmen dan peran strategis untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendorong lahirnya berbagai inovasi.

"Promosi karya anak bangsa, serta penguatan ekosistem usaha lokal yang berkelanjutan di tengah transformasi sebagai pusat perekonomian nasional dan sekaligus kota global," papar dia.

 

Kontribusi Jakarta pada PDB Nasional

Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka perhelatan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair 2025. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pramono mencatat, Jakarta berkonstribusi 16,85% terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB Nasional pada triwulan pertama dengan pertumbuhan ekonomi 4,95% dan inflasi 2,07%, kemudian tingkat pengangguran mengalami penurunan turun ke angka 6,18%.

Berdasarkan capaian tersebut, Pramono optimistis nilai transaksi di Jakarta Fair 2025 bisa lebih dari tahun kemarin yang nilai transaksinya mencapai 7,5 triliun dan pengunjungnya 6,3 juta orang.

"Sebagai Gubernur Jakarta saya berharap mudah-mudahan tahun ini yang kita harapkan terkabulkan," harap dia.

Sejalan dengan itu, Pramono turut menyuarakan misinya jangka panjangnya untuk Jakarta menjadi kota global top 20 dalam 20 tahun ke depan atau di tahun 2045.

Sementara pada 5 tahun kedepan, Pramono berambisi mengerek posisi Jakarta sebagai kota global di urutan 74 menjadi 50 dari total 156 kota di seluruh dunia.

"Pada 5 tahun ke depan Jakarta mudah-mudahan yang sekarang ini pada rangking 74 dari 156, akan bisa menjadi top 50 kota global dunia. Untuk itu sejalan dengan HUT ke 498 kota Jakarta, Jakarta kota global yang berbudaya yang nanti puncaknya akan diadakan di lapangan Banteng pada tanggal 22 Juni ini, saya sungguh berharap bahwa acara penyelenggaraan Jakarta Fair ini dan sekaligus hari ulang tahun Jakarta bisa berlangsung dengan baik," dia memungkasi.

Infografis Mimpi Jakarta Bebas Tawuran. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya