Tangkap Kurir Narkoba, Polres Jakbar Sita 6,2 Kilogram Sabu

Seorang kurir narkoba berinisial AS (42), diringkus polisi di rumah kontrakan kawasan Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 6,2 kilogram.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 20 Juni 2025, 08:15 WIB
Polisi menangkap seorang kurir narkoba berinisial AS (42) di rumah kontrakan kawasan Jakarta Pusat. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang kurir narkoba berinisial AS (42), diringkus polisi di rumah kontrakan kawasan Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 6,2 kilogram.

“Pelaku AS (42) diamankan bersama dengan 6 paket narkoba jenis sabu yang beratnya lebih dari 6 kilogram,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Vernal Armando S, dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).

Vernal menjelaskan, penangkapan pelaku merupakan pengembangan dari kasusclandestine laboratory cairan "Happy Water" yang sebelumnya diungkap di kawasan Cengkareng, Jakbar.

AS ditangkap pada saat hendak mengirim narkoba. Diduga kuat, dia sebagai kurir dalam jaringan yang sama.

Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Metro Jakarta Barat guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Polisi Gerebek Apartemen di Jakarta Barat Produksi Narkoba Happy Water

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus narkoba dengan modus cairan Happy Water. (Foto: Polres Jakarta Barat)

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus narkoba dengan modus cairan "Happy Water". Sebuah clandestine laboratory digerebek.

Hal itu dibenarkan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Vernal Armando S. Dia menerangkan, laboratorium yang memproduksi narkoba Happy Water berada di sebuah apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat.

"Benar, kami berhasil membongkar sebuah laboratorium gelap Happy Water di sebuah apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat," ujar Kompol Vernal.

Dari penggerebekan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga merupakan bahan baku dan prekursor pembuatan Happy Water.

 

Pendalaman Lebih Lanjut

Vernal belum bicara gamblang terkait kasus ini, dia beralasan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman oleh tim penyidik. Untuk sementara, kami belum dapat merinci lebih jauh soal jumlah atau jaringan yang terlibat. Mohon waktu ya," tandas Vernal.

Infografis Laporan Khusus Narkoba (liputan6.com/desi)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya