Semrawut, Kabel Udara di Sepanjang Bundaran Jati Kota Cimahi Bakal Dikubur

Pemkot Cimahi akan menata kabel udara yang terpasang semerawut di kawasan Bunderan Jati dengan ducting atau dikubur.

oleh Dikdik RipaldiDiterbitkan 27 Juni 2025, 01:00 WIB
Penataan kabel udara di Kota Cimahi, Jawa Barat. (Dok. Pemkot Cimahi)

Liputan6.com, Bandung - Kabel udara yang terpasang semerawut di kawasan Jalan Rd. Daeng Ardwinata-Jalan Rd. Demang Hardjakusumah atau Bunderan Jati, Kota Cimahi, Jawa Barat akan ditata.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi berencana membangun ducting di kawasan tersebut untuk menyimpan kabel fiber optik yang selama ini terpasang di udara. 

"Kita sampaikan bahwa kabel-kabel yang seperti ini tiang listrik juga tidak ada lagi karena nanti kabelnya akan kita ducting atau dikubur di bawah. Sehingga tidak ada lagi kabel-kabel yang berseliweran kayak gini, kurang bagus pandangannya," ucap Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam keterangan tertulis, dikutip pada Jumat, 20 Juni 2025.

Ngatiyana menilai, pembuatan ducting untuk penataan kabel ini akan menjadi titik awal penataan secara keseluruhan di Kota Cimahi. Dia mengeklaim, Pemkot Cimahi fokus menata kabel udara mulai tahun ini. 

"Dan ini pertama kali di Bundaran Jati atau di Cimahi ini kita buat ducting. Mudah-mudahan nanti bisa melebar ke mana yang kira-kira kurang bagus," tandasnya.

Saat ini, penataan kabel udara tersebut akan beriringan dengan proyek pelebaran radius tikung Bunderan Jati yang juga tengah dikerjakan.

"Ini pelebaran radius tikung, kita namakan Bundaran Jati yang menghubungkan antara Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jalan Cihanjuang (Daeng), dan Jalan Jati," kata Ngatiyana.

Ngatiyana berharap pelebaran radius tikung tersebut dapat rampung secepatnya, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. 

"Mudah-mudahan pembangunan ini akan kita lakukan sesegera mungkin, selesai tepat waktu dan kualitasnya bagus. Dan saya mohonkan juga saling kita menjaga agar pembangunan ini lancar. Karena kita niatan kerja cepat dan bisa segera dinikmati oleh masyarakat," tutur dia.

Pelebaran Bundaran Jati, kata Ngatiyana, bertujuan, untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut, terutama saat pagi dan sore hari. Selain itu, lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) juga akan dipasang di kawasan tersebut.  

"Kepada masyarakat semuanya barangkali terganggu di dalam perjalanannya, mungkin terganggu lingkunganya, kami sedang proses pembangunan Bundaran Jati ini," pungkasnya.

Penulis: Arby Salim

 

Simak Video Pilihan Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya