Loncat 125%, Pertamina EP Cetak Laba USD 483 Juta

PT Pertamina EP (PEP) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar USD 483 juta, meningkat 125% dibandingkan tahun sebelumnya.

oleh Septian DenyDiterbitkan 19 Juni 2025, 12:00 WIB
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), Salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku Regional Kalimantan Subholding Upstream pertamina, berhasil menemukan sumber daya migas baru dalam pengeboran sumur eksplorasi Helios D-1 (HLX D-1) dan menambah cadangan migas dari pengeboran sumur pengembangan LSE-1147 yang berlokasi di Lapangan Louise PT Pertamina EP.

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina EP (PEP) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar USD 483 juta, meningkat 125% dibandingkan tahun sebelumnya. Credit rating Perusahaan tahun 2024 memperoleh peringkat AAA (Sangat Sehat) dari Fitch Rating Indonesia, yang telah divalidasi oleh Kementerian BUMN.

Hal ini tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sebagai forum strategis untuk memaparkan kinerja positif tahun buku 2024 di bidang operasional dan keuangan.

Rapat ini dihadiri oleh pemegang saham utama yakni PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Pedeve Indonesia, serta Direksi dan Dewan Komisaris PT Pertamina EP.

Dalam RUPST tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pertamina EP, Muhamad Arifin, memaparkan sejumlah capaian signifikan di bidang operasional pada tahun buku 2024. Di antaranya, pelaksanaan survei seismik 2D sepanjang 234 km dan survei seismik 3D seluas 641,08 km², yang berkontribusi pada penemuan sumber daya 2C sebesar 222,86 juta barel setara minyak (MMBOE), serta tambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 94,76 MMBOE.

Mengoperasikan 22 lapangan yang berlokasi di 13 provinsi, yang tersebar dari utara Sumatra hingga barat Papua, pada tahun buku 2024, Pertamina EP mencatatkan produksi sebesar 65.482 barel minyak per hari (BOPD) dan 809,40 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), setara dengan total 205,18 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Kinerja ini didukung oleh kegiatan pengeboran 8 sumur eksplorasi dan 112 sumur pengembangan, yang dicapai melalui prinsip OTOBOSOR (on time, on budget, on schedule, on return atau tepat waktu, tepat anggaran, tepat waktu, tepat hasil). 

Dari sisi keuangan, “Di tengah gejolak pasar energi global dan tuntutan dekarbonisasi, Pertamina EP tetap mampu menunjukkan perannya sebagai tulang punggung produksi energi migas nasional,” ujar Muhamad Arifin dikutip Kamis (19/6/2025).

 

Transformasi Energi dan Inovasi Teknologi

PT Pertamina EP (PEP) Regional Jawa Subholding menemukan potensi cadangan minyak serta gas bumi di sumur explorasi wilayah kerja PEP Tambun Field yang ditajak pada 18 Agustus 2023, menyasar target reservoir Carbonate Formasi Lower Cibulakan berhasil mengalirkan minyak 402 BOPD dan rate gas mencapai 1,09 MMSCFD di kedalaman 2.590 mMD. (merdeka.com/Imam Buhori)

RUPST tahun buku 2024 ini juga menegaskan arah transformasi Pertamina EP sebagai perusahaan energi masa depan. Modernisasi operasional dilakukan melalui digitalisasi dan penerapan teknologi pengeboran canggih dan tepat guna, serta pengembangan proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS/CCUS) sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip ESG (environmental, social, and governance).

Keberhasilan pengeboran sumur eksplorasi West Beluga di wilayah kerja Donggi Matindok menjadi pencapaian penting dalam membuka potensi migas baru di kawasan lepas pantai Sulawesi. Penggunaan metode piling untuk pemasangan casing dan pipa konduktor turut memangkas waktu dan biaya operasi secara signifikan.

“Terobosan ini memberi kami keunggulan dalam menavigasi tantangan industri migas global yang semakin kompetitif,” imbuh Arifin.

 

Aspek Keselamatan Kerja

PT Pertamina EP (PEP) Adera Field sebagai bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatra berhasil menemukan potensi gas di sumur BNG-068 (BNG-D11) yang berlokasi di Area Southeast Benuang. Dok Pertamina EP

 

Aspek keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama. Sepanjang 2024, Perusahaan berhasil mencatat 33.233.153 jam kerja selamat tanpa kecelakaan (zero fatality), yang menunjukkan implementasi standar kesehatan, keamanan, keselamatan, dan lingkungan (health, security, safety and environment/HSSE) yang mumpuni.

Kinerja lingkungan Pertamina EP berhasil mendapatkan pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). 19 dari 22 lapangan Perusahaan meraih Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, yani 8 PROPER Emas, 9 PROPER Hijau, dan 2 PROPER Biru. 

Di bidang tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), Pertamina EP menjalankan 428 program, meliputi bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan bantuan bencana alam. Dengan total realisasi anggaran sebesar Rp44,91 miliar, program TJSL Perusahaan mendukung lebih dari 33.000 penerima manfaat langsung dan tidak langsung yang hidup berdampingan dengan wilayah kerja Pertamina EP dari lapangan Rantau, Aceh hingga Sorong, Papua.

 

Kinerja Pertamina EP

VP Explorations Pertamina EP, Indra Yuliandri mengatakan pengeboran sumur EPN-001 yang ada di Tambun ini merupakan bukti keberhasilan dari konsep baru yang dilakukan PEP berupa stratigraphic trap di Formasi Lower Cibulakan, Sub Cekungan Ciputat. (merdeka.com/Imam Buhori)

Menanggapi kinerja Pertamina EP tahun buku 2024, pemegang saham utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian yang berhasil diraih di tengah tantangan operasi dan ekonomi global. 

“Pemegang Saham memberikan apresiasi kepada Pertamina EP atas seluruh inisiatif strategis yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024. PHE memberikan dukungan atas inisiatif-inisiatif strategis berikutnya yang akan dan sedang dilakukan Pertamina EP di tahun 2025,” kata Muharram J. Panguriseng, Direktur Eksplorasi PHE, mewakili pemegang saham. 

Lebih lanjut, Pemegang Saham juga mengharapkan Pertamina EP untuk meningkatkan upaya-upaya optimalisasi biaya, mengutamakan prinsip HSSE dan pengimplementasian kepatuhan terhadap GCG dalam setiap kegiatan operasi dan proses bisnis perusahaan. 

Momen RUPST tahun buku 2024 ini mempertegas komitmen Pertamina EP tidak hanya dalam meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, tetapi juga upaya transformasi sebagai perusahaan energi masa depan yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya