Siapa yang Layak Jadi Kiper Utama Barcelona?

Situasi ini muncul seiring rencana kedatangan kiper muda Joan Garcia dan kemungkinan perpanjangan kontrak Wojciech Szczesny.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 17 Juni 2025, 17:24 WIB
Marc-Andre ter Stegen yang kini tengah menjalani musim ke-10 bersama Barcelona juga tercatat pernah membela Timnas Jerman U-17 bersama Mario Goetze saat berlaga pada ajang Piala Dunia U-17 edisi 2009 di Nigeria. Selain Barcelona, ia juga sempat berseragam Borussia Monchengladbach usai tampil di Piala Dunia U-17 2009. (AFP/Josep Lago)

Liputan6.com, Jakarta Belakangan ini, pembicaraan seputar masa depan Marc-Andre ter Stegen di bawah mistar Barcelona terus mengemuka. Menurut rumor yang beredar, posisinya mulai goyah.

Situasi ini muncul seiring rencana kedatangan kiper muda Joan Garcia dan kemungkinan perpanjangan kontrak Wojciech Szczesny. Persaingan di posisi penjaga gawang Blaugrana makin ketat. Di tengah kabar tersebut, suara dukungan datang dari mantan kiper Barcelona, Jordi Masip.

Dalam sebuah wawancara, Masip buka suara soal siapa yang layak jadi kiper utama Barcelona musim depan. Tanpa ragu, ia memilih satu nama: Marc-Andre ter Stegen.


Masip: Saya Tahu Kualitasnya

Kiper Real Valladolid, Jordi Masip, berebut bola dengan pemain Real Madrid, Mariano Diaz, pada laga Liga Spanyol di Stadion Jose Zorrila, Minggu (21/2/2021). Real Madrid menang dengan skor 1-0. (AP/Alvaro Barrientos)

Ter Stegen bukan sosok asing bagi Masip. Keduanya pernah berbagi ruang ganti dan sesi latihan selama tiga musim di Camp Nou. Itu cukup untuk membuat Masip tahu luar dalam soal kualitas sang kiper Jerman.

“Buat saya, Ter Stegen harus jadi starter,” ujar Masip lugas. “Saya lihat sendiri dia latihan setiap hari, tiga tahun berturut-turut. Saya tahu levelnya.”

Masip juga menyoroti peran Ter Stegen di luar lapangan. “Saya tahu kepemimpinannya, hierarkinya di ruang ganti, dan kepribadiannya,” tambahnya.


Ancaman Bernama Joan Garcia dan Szczesny

Penjaga gawang Espanyol #01, Joan Garcia, menangkap bola selama pertandingan liga Spanyol antara RCD Espanyol dan FC Barcelona di Stadion RCDE di Cornella de Llobregat, pada 15 Mei 2025. (MANAURE QUINTERO/AFP)

Barcelona memang tengah berbenah. Joan Garcia, kiper muda yang segera direkrut dari Espanyol, dikabarkan akan jadi starter musim depan. Ini menjadi langkah berani mengingat pengalaman Garcia masih jauh di bawah Ter Stegen.

Tak berhenti di situ, Blaugrana juga dirumorkan akan memperpanjang kontrak Wojciech Szczesny hingga 2027. Jika itu terjadi, persaingan di posisi penjaga gawang bakal semakin panas. Apalagi, Szczesny punya pengalaman panjang di level top Eropa.

Dengan dua pesaing ini, posisi Ter Stegen jadi tanda tanya besar. Ini bukan hanya soal performa, tapi juga soal keputusan teknis dari pelatih Barcelona.


Cemas Menuju Piala Dunia 2026

Dua kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen dan Wojciech Szczesny, saat sesi latihan di pusat latihan Joan Gamper di Sant Joan Despi, dekat Barcelona. pada 10 Mei 2025. (Josep LAGO / AFP)

Jika situasi ini berlanjut, Ter Stegen bisa kehilangan lebih dari sekadar tempat di tim utama. Ia berisiko kehilangan posisi di Timnas Jerman dalam perjuangan menuju Piala Dunia 2026. Kurangnya menit bermain di klub tentu bisa jadi pertimbangan bagi staf pelatih tim nasional.

Padahal, selama satu dekade terakhir, Ter Stegen dikenal sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Ia menjadi bagian penting dari berbagai kesuksesan Barcelona, mulai dari gelar La Liga hingga Liga Champions.

“Buat saya, dia masih ada di antara tiga atau empat kiper terbaik dunia,” kata Masip. “Dia punya profil ideal untuk Barca, makanya saya cukup terkejut dengan situasi ini.”


Barcelona Harus Memilih: Pengalaman atau Regenerasi

Marc-Andre Ter Stegen merupakan kiper asal Jerman yang saat ini dipercaya di bawah mistar Barcelona. Ter Stegen tercatat sudah mengoleksi penampilan sebanyak 280 kali bersama Blaugrana dan saat ini nilai pasarnya sebesar 60 juta euro. (AFP/Miguel Riopa)

Kini, keputusan ada di tangan Barcelona. Apakah mereka akan tetap mengandalkan kelas dan pengalaman Ter Stegen atau memberi kepercayaan penuh pada kiper yang lebih muda seperti Joan Garcia?

Apa pun pilihannya, konsekuensinya besar. Ter Stegen bukan hanya soal teknik, tapi juga simbol konsistensi dan kepemimpinan dalam tim. Ia sudah membuktikan dirinya selama bertahun-tahun.

Jika komentar Masip jadi barometer, Ter Stegen masih pantas berdiri di bawah mistar. Namun, dalam sepak bola, tak ada jaminan, dan di Camp Nou, masa depan bisa berubah hanya dalam satu musim.

Sumber: SPORT, Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya