Jadi Komisaris Utama PIHC, Wamentan Sudaryono Mau Bereskan Masalah Pupuk

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono resmi didapuk menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero).

oleh Arief Rahman HDiterbitkan 17 Juni 2025, 15:30 WIB
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono resmi didapuk menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengungkapkan misinya usai didapuk menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero). Utamanya adalah membereskan masalah terkait pupuk.

Dia menjelaskan, sejauh ini tak ada masalah berarti di sektor pupuk. Namun, menurutnya, ada beberapa hal yang memang masih memerlukan perhatian.

"Walaupun so far, sejauh ini pupuk juga hampir dipastikan tidak banyak kendala, tapi masih ada 1-2 yang memang harus kita bereskan," tegas Wamentan Sudaryono, ditemui di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

Pada konteks ini, dia menuturkan, ada dua hal yang perlu menjadi perhatian. Pertama, penyaluran pupuk subsidi harus dipastikan diterima oleh petani sesuai dengan jumlah haknya.

Kedua, peningkatan kualitas dan layanan dari pupuk komersial sebagai produk PT Pupuk Indonesia (Persero). Harapannya, penjualan pupuk komersial ini bisa baik secara bisnis.

"Nah bagaimana juga produktivitasnya bisa kita tingkatkan, kualitasnya kita perbaiki, sehingga yang komersil juga itu penjualannya secara bisnis juga bagus. Akhirnya saya kira gak ada gak ada yang sophisticated lah targetnya," tutur dia.

Wamentan Jadi Komut Pupuk Indonesia

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono resmi didapuk menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero). Hal tersebut menjadi keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar perseroan.

Wamentan Sudaryono mengonfirmasi penunjukkannya sebagai Komut Pupuk Indonesia. Menurutnya hal itu sebagai penugasan dari negara.

"Sudah, sudah (terima Surat Keputusan). Ya itu kan penugasan ya," kata Wamentan Sudaryono saat ditemui di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

 

Penugasan

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Dia menjelaskan, penugasan juga telah dijalankannya saat menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog. Mandat kepindahannya ke Komisaris Utama Pupuk Indonesia pun langsung ditetimanya.

"Kita ini kan namanya Birokrat, namanya Teknokrat itu, sebagai Wakil Menteri itu, ya kita mengikuti arahan pimpinan, kemudian saya dipindahkan menjadi Komisaris Utama di Pupuk Indonesia, mungkin ada pesan-pesan untuk bagaimana urusan Pupuk ini beres lah," ungkap dia.

Kendati demikian, Sudaryono tak bicara banyak mengenai nama lainnya yang ditunjuk menjadi Komisaris. Termasuk nama Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan. "Aku gak tau, aku gak monitor. Aku cuma tau diri saya (jadi Komisaris Utama)," tandasnya.

 

Perubahan Susunan Dewan Komisaris

Gedung kantor pusat Pupuk Indonesia

Diketahui, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pupuk Indonesia (Persero) menyepakati perombakan susunan Dewan Komisaris. Ada dua wakil menteri yang menduduki jabatan komisaris.

Mengutip daftar yang didapat Liputan6.com, nama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono yang didapuk menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero). Kemudian, ada nama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan yang menduduki posisi Komisaris.

Selanjutnya, ada Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto yang juga menduduki jabatan Komisaris. Nama lainnya, Politikus Demokrat, Rachlan S. Nashidik menjadi Komisaris Independen.

Lalu, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan menjadi Komisaris. Serta, Wakil II Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Iwan Sumule menduduki jabatan Komisaris.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya