Menyusuri Hutong Beijing, Gang-gang Sempit yang Mempesona

Daya tarik wisatanya mempesona karena banyak Siheyuan atau rumah tradisional China yang terlihat masih otentik di tengah lautan gedung jangkung di Beijing.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 17 Juni 2025, 05:29 WIB
Suasana di Nanluoguxiang Hutong, gang sempit yang ada di distrik Dongcheng, Beijing, China. (Liputan6.com/Winda Nelfira).

Liputan6.com, Jakarta - Berada di Nanluoguxiang Hutong, gang sempit yang ada di distrik Dongcheng, Beijing, China berarti menyelami sebuah dunia yang berbeda, di mana waktu terasa melambat karena setiap sudutnya menyimpan cerita lama.

Hutong merujuk pada istilah yang digunakan untuk menyebut gang atau lorong sempit yang ada di kota-kota besar China, terutama di Beijing. Hutong menjadi bagian penting dari kehidupan perkotaan tradisional di China, sejak Dinasti Yuan (1271-1368), Dinasti Ming (1368-1644), hingga dan Qing (1644-1912).

Suasana gembira dan ramai menyergap saat menyusuri kawasan Nanluoguxiang yang dikenal sebagai salah satu hutong paling populer di Beijing. Daya tarik wisatanya pun mempesona karena banyak Siheyuan atau rumah tradisional China yang terlihat masih otentik di tengah lautan gedung jangkung di Beijing.

Banyak wisatawan lokal dan beberapa turis mancanegara yang nampak wara wiri di sekitar Nanluoguxiang Hutong sejak sore hingga malam hari. Sebab, area ini memang terkenal untuk tur berjalan kaki dengan kafe-kafe, toko seni, dan restoran yang ada di gang-gang sempit ini.

 

Tempat Favorit Fotografer Hunting Gambar

Suasana di Nanluoguxiang Hutong, gang sempit yang ada di distrik Dongcheng, Beijing, China. (Liputan6.com/Winda Nelfira).

Arsitektur tradisionalnya yang indah, hutong juga menjadi tempat ideal bagi para penggemar fotografi, baik yang ingin menangkap suasana kehidupan sehari-hari maupun keindahan struktur bangunan kuno.

Kehidupan warga lokal pun masih sangat terasa meski berada di tengah kota besar. Warga Beijing yang tinggal di area gang-gang padat dan sempit ini dapat dengan mudah dijumpai karena tengah menjalani kehidupan sehari-hari mereka.

Di sekitar Nanluoguxiang Hutong juga terdapat beberapa Hutong lain yang juga menawarkan pengalaman serupa. Salah satunya Zhonglouwan Hutong yang memiliki keunikan sendiri dengan keaslian dan suasana tradisional yang masih terasa kental.

Zhonglouwan Hutong berada tidak jauh dari Drum Tower (Gulou) dan Bell Tower, yakni dua monumen penting yang ada di pusat Beijing. Di gang sempit yang di apit rumah-rumah warga ini mudah dijumpai pedagang kaki lima, anak-anak bermain, hingga orang-orang yang duduk di depan rumah mereka sembari berbincang-bincang.

 

Tukang Becak Tradisional China

Zhouzhou Qian, tukang becak di area Zhonglouwan Hutong, China. (Liputan6.com/Winda Nelfira).

Bagi yang tak kuat berlama-lama berjalan kaki, di area hutong banyak tukang becak tradisional China yang menyediakan layanan keliling hutong dengan harga dibanderol 60-90 RMB per orang selama kurang lebih 1 jam.

Sejumlah tukang becak juga bersedia menjadi pemandu wisata. Zhouzhou Qian misalnya, seorang tukang becak di area Zhonglouwan Hutong yang tak hanya mengayuh becak membawa wisatawan keliling hutong, tapi juga bersemangat menjadi pemandu wisata bagi wisatawan asing dengan bermodalkan aplikasi penerjemah.

Secara keseluruhan, berwisata di area hutong amat layak karena memberikan kesan santai sehingga cocok bagi pelancong yang ingin menyelami budaya, sejarah, dan sisi tradisional Beijing di tengah kemajuannya sebagai kota modern.

Infografis

Infografis Pertemuan Menhan Prabowo dengan Presiden China Xi Jinping. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya