Borneo FC Coret 14 Nama Jelang Liga 1 2025/2026, Termasuk Matheus Pato dan Joaquin Gomez

Borneo FC mulai melakukan langkah strategis untuk menyambut bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2025/2026

oleh Asad ArifinDiperbarui 16 Juni 2025, 12:15 WIB
Para pemain Borneo FC merayakan gol yang dicetak oleh Mariano Peralta ke gawang Persita Tangerang pada laga pekan ke-24 BRI Liga 1 2024-2025 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (22/2/2025). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta Borneo FC mulai melakukan langkah strategis untuk menyambut bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2025/2026. Klub berjuluk Pesut Etam tersebut melakukan perombakan besar-besaran, termasuk melepas sembilan pemain dan lima anggota staf pelatih.

Pengumuman ini disampaikan secara resmi oleh manajemen Borneo FC tak lama setelah berakhirnya kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Evaluasi menyeluruh dilakukan sebagai bentuk komitmen klub untuk membangun kekuatan baru dan mengejar target yang lebih ambisius musim depan.

Pada musim lalu, Borneo FC finis di posisi kelima klasemen akhir Liga 1. Pencapaian tersebut memang tak bisa dianggap buruk, tetapi jika dibandingkan dengan performa apik mereka di musim sebelumnya, torehan itu menunjukkan adanya penurunan prestasi.

Menyambut musim baru, Borneo FC melakukan evaluasi besar-besaran. Tidak hanya merombak susunan pemain, klub asal Samarinda ini juga melakukan perubahan signifikan di sektor kepelatihan. Komposisi pelatih pun akan diperbarui untuk musim depan.


9 Pemain Dilepas, Termasuk Pato dan Berguinho

Penyerang Borneo FC Samarinda, Matheus Pato, merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSS Sleman pada leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2022, Kamis (7/7/2022). (Dok. Borneo FC Samarinda)

Dalam pernyataan resminya, Borneo FC mengucapkan terima kasih sekaligus selamat tinggal kepada sembilan pemain yang tidak lagi menjadi bagian dari rencana tim ke depan.

Para pemain tersebut adalah Matheus Pato, Berguinho, Kenzo Nambu, Ronaldo Rodrigues, Gabriel Furtado, Andy Harjito, Angga Saputro, Lucas Salinas, dan Yogi Rahadian.

Beberapa nama yang dilepas cukup mengejutkan. Matheus Pato, misalnya, merupakan sosok penting di lini depan Borneo FC selama beberapa musim terakhir. Perannya sebagai mesin gol sempat membuat tim ini menjadi salah satu yang paling tajam di Liga 1.

Meski begitu, keputusan berpisah diyakini merupakan bagian dari strategi pembaruan skuat yang sudah dirancang sejak jauh hari.


Sapu Bersih di Bangku Pelatih

Pemain Persela Lamongan, Demerson Bruno Costa saat melawan Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (28/9/2021). (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Perubahan besar juga terjadi di sektor kepelatihan. Manajemen Borneo FC memutuskan untuk berpisah dengan lima staf pelatih, termasuk pelatih kepala Joaquin Gomez. Nama-nama lain yang juga resmi hengkang dari Samarinda adalah Daniel Faria, Demerson Bruno, Xavier Candel, dan Khairul Nizam.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa Borneo FC akan mengusung pendekatan baru dalam strategi permainan mereka ke depan.

Meski sempat membawa Borneo FC tampil mengesankan di beberapa fase kompetisi, Gomez belum mampu mempersembahkan gelar juara yang diimpikan oleh para pendukung klub.


Fabio Lefundes Jadi Nahkoda Baru

Pelatih Persita Tangerang, Fabio Lefundes. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Sebagai bagian dari penyegaran tim, Borneo FC menunjuk Fabio Lefundes sebagai pelatih kepala untuk musim 2025/2026. Pelatih asal Brasil ini bukanlah sosok asing di sepak bola Indonesia. Musim lalu, ia menukangi Persita Tangerang, dan sebelumnya juga pernah melatih Madura United.

Penunjukan Lefundes menegaskan ambisi Borneo FC untuk membangun tim yang lebih solid dan kompetitif. Dikenal sebagai pelatih yang tegas dan disiplin, Lefundes diharapkan mampu membawa Pesut Etam bersaing di papan atas dan masuk dalam perburuan gelar juara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya