Gattuso Resmi Gantikan Spalletti, Timnas Italia Mulai Era Baru

Federasi Sepak Bola Italia, FIGC, mengumumkan penunjukan Gennaro Gattuso sebagai pelatih barunya, Minggu (15/06/2025).

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 15 Juni 2025, 22:14 WIB
Pelatih kepala Marseille asal Italia, Gennaro Gattuso, bereaksi selama pertandingan Liga Prancis antara Stade Brestois 29 (Brest) dan Olympique de Marseille (OM) di stadion Francis-Le Ble di Brest, Prancis barat, pada 18 Februari 2024. (FRED TANNEAU/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Federasi Sepak Bola Italia, FIGC, mengumumkan penunjukan Gennaro Gattuso sebagai pelatih barunya, Minggu (15/06/2025).

Timnas Italia kembali menghadapi babak baru dalam sejarahnya setelah berpisah dengan pelatih Luciano Spalletti. Keputusan tersebut diambil menyusul evaluasi menyeluruh terhadap performa tim di Kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk saat mereka dihajar telak oleh Timnas Norwegia

FIGC langsung bergerak cepat mencari sosok yang tepat untuk mengisi kursi pelatih utama. Timnas Italia dinilai butuh figur kuat yang mampu memimpin proyek jangka panjang dengan visi yang jelas.

Sejumlah nama sempat masuk dalam radar FIGC, termasuk pelatih-pelatih berpengalaman di level klub dan internasional. Namun akhirnya, perhatian tertuju pada satu nama yang sudah sangat familiar dengan warna biru langit.


FIGC Pilih Gattuso Sebagai Suksesor Spalletti

Luciano Spalletti menjalani laga terakhirnya sebagai pelatih Timnas Italia, saat bersua Moldova pada pertandingan lanjutan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2026 di MAPEI Stadium - Citte del Tricolore, Selasa (10/6/2025) dini hari WIB. Pada duel tersebut, Gli Azzurri menang 2-0 atas Moldova. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Setelah melalui serangkaian pertimbangan, FIGC akhirnya mendekati Gennaro Gattuso untuk mengisi posisi pelatih utama. Mantan gelandang tangguh Azzurri ini dinilai memiliki karakter dan filosofi yang cocok dengan kebutuhan tim nasional saat ini.

Gattuso dikenal sebagai pribadi yang penuh semangat dan memiliki kedekatan emosional kuat dengan timnas Italia. Sebagai bagian dari generasi emas yang memenangkan Piala Dunia 2006, ia memahami pentingnya nilai kebangsaan dalam sepak bola.

Proses negosiasi antara pihak Gattuso dan FIGC berlangsung lancar dan disertai semangat yang sama untuk membawa Azzurri kembali berjaya. Dukungan dari berbagai pihak internal FIGC memperkuat keputusan ini.

Upacara perkenalan Gattuso akan digelar pada Kamis, 19 Juni pukul 11.00 pagi di Hotel Parco dei Principi, Roma. Acara tersebut diharapkan menjadi momentum awal kerja sama yang solid antara pelatih baru dan federasi.


Gattuso Diumumkan Resmi, Gravina Beri Dukungan Penuh

Manajer tim Napoli, Gennaro Gattuso memberi instruksi kepada timnya saat menghadapi Parma dalam laga lanjutan Liga Italia 2020/21 pekan ke-20 di Diego Armando Maradona Stadium, Minggu (31/1/2021). Napoli menang 2-0 atas Parma. (LaPresse via AP/Alessandro Garofalo)

Presiden FIGC, Gabriele Gravina, memberikan dukungan penuh terhadap penunjukan ini. Ia menilai Gennaro Gattuso sebagai figur ideal untuk membawa tim nasional Italia menghadapi berbagai tantangan yang menanti.

“Gattuso adalah simbol sepak bola Italia,” ujar Gravina seperti dikutip dari laman figc.it. “Kaus biru bagaikan kulit kedua baginya. Motivasi, profesionalisme, dan pengalamannya akan menjadi hal mendasar untuk menghadapi komitmen Tim Nasional yang akan datang dengan sebaik-baiknya.”

“Menyadari pentingnya tujuan yang ingin kita capai, saya berterima kasih kepadanya atas ketersediaan dan dedikasi totalnya dalam menerima tantangan ini, berbagi proyek FIGC untuk pengembangan sepak bola kita secara menyeluruh, di mana kaus biru memainkan peran sentral yang strategis,” tegas Gravina.


Jejak Karier Gennaro Gattuso sebagai Pelatih

Gennaro Gattuso, pelatih Hajduk Split. (Bola.com/IG hnkhajduk)

Sebelum ditunjuk sebagai pelatih timnas, Gattuso telah meniti karier kepelatihan di berbagai klub Eropa. Ia memulai kiprahnya dari klub-klub kecil Seperti Sion dan Pisa, sebelum mendapat kesempatan melatih tim-tim besar.

Gattuso pernah menangani AC Milan, Napoli, Valencia, hingga Marseille dengan beragam hasil dan pengalaman. Terakhir ia menangani klub Kroasia Hajduk Split, sebelum diangkat jadi pelatih italia.

Gattuso dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan penguasaan bola dan membangun serangan dari belakang secara bertahap ke depan dan melakukan pressing intens sejak dari depan kala kehilangan bola. Sayangnya sejauh ini ia belum meraih banyak trofi bergengsi sebagai pelatih.

(figc.it)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya