Xabi Alonso Tak Ingin Real Madrid Bergantung pada Mbappe Lagi

Real Madrid mengalami musim yang kurang memuaskan pada 2024/2025. Mereka gagal mempertahankan gelar di La Liga dan Liga Champions.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 15 Juni 2025, 11:15 WIB
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, dalam pertandingan La Liga melawan Villarreal di El Madrigal, Minggu dini hari WIB (16-3-2025). (Bola.com/X realmadriden)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid mengalami musim yang kurang memuaskan pada 2024/2025. Mereka gagal mempertahankan gelar di La Liga dan Liga Champions.

Meski begitu, penampilan Kylian Mbappe patut diapresiasi. Sang penyerang sukses menjadi top skor dan meraih penghargaan Bola Emas.

Mbappe mencetak 43 gol dalam 56 pertandingan. Hampir 40 persen gol Real Madrid di La Liga musim lalu datang darinya.

Namun, pelatih baru Xabi Alonso justru melihat ini sebagai masalah. Ia tak ingin ketergantungan terhadap Mbappe terus berlanjut.


Alonso Ingin Serangan Lebih Merata

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe (tengah) melakukan selebrasi dengan rekan setimnya setelah menang pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2024/2025 melawan Atletico de Madrid di stadion Metropolitano, Madrid, 12 Maret 2025 waktu setempat atau Kamis (13/3/2025) dini hari WIB. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Menurut laporan MARCA, Alonso menyadari ketidakseimbangan produktivitas di skuad Real Madrid. Tanpa Mbappe, lini serang terlihat tumpul.

Catatan statistik menunjukkan bahwa Mbappe membuka skor dalam 15 dari 21 laga La Liga di mana ia mencetak gol. Itu berarti ia sangat menentukan dalam memecah kebuntuan.

Oleh karena itu, Alonso ingin mendistribusikan tanggung jawab mencetak gol kepada pemain lain. Vinicius, Rodrygo, dan Federico Valverde diproyeksikan menjadi pilar pendukung.


Membangun Serangan yang Lebih Dinamis

Kylian Mbappe berhasil mengukir brace saat Real Madrid menang 3-2 atas Celta Vigo pada laga pekan ke-34 La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu (4/5/2025) malam WIB. (AFP/Pierre-Philippe MARCOU)

Alonso berharap Real Madrid tak terpaku pada satu sosok penyerang. Bila Mbappe absen, tim tetap harus tampil tajam.

Strategi ini dinilai krusial agar Los Blancos tak mudah ditebak. Peran kolektif akan menjadi dasar sistem baru Alonso.

Rekrutan baru seperti Franco Mastantuono juga diharapkan bisa berkontribusi. Kehadirannya bisa menambah variasi dalam membangun serangan Madrid musim depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya