SPMB Jateng 2025 Jenjang SMA/SMK Resmi Dibuka, Simak Tips dan Doa agar Diterima di Sekolah Impian

PPDB Jateng 2025 jenjang SMA/SMK tahun pelajaran 2025/2026 resmi dibuka, Sabtu (14/6/2025) pukul 06.00 WIB sampai pukul 23.59 WIB setiap harinya.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 15 Juni 2025, 00:30 WIB
Ilustrasi siswa, pelajar, murid SMA, anak sekolah. (Photo by Ed Us on Unsplash)

Liputan6.com, Cilacap - Pendaftaran Peserta Didik Baru Jawa Tengah (PPDB Jateng) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri tahun pelajaran 2025/2026 hari ini resmi dibuka, Sabtu (14/6/2025) pukul 06.00 WIB sampai pukul 23.59 WIB setiap harinya

Melansir laman resmi SPMB Jateng 2025, pendaftar sekolah negeri di Jateng jenjang SMA/SMK mulai 14-18 Juni 2025.

Sebelum calon murid baru bisa mendaftar mandiri secara online, terlebih dahulu melakukan pengajuan akun secara mandiri pada 26 Mei 2025 s/d 12 Juni 2025 di laman resmi SPMB Jateng, spmb.jatengprov.go.id

Selain upaya-upaya di atas, sebagai seorang muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa supaya diterima di sekolah impian.

 

Simak Video Pilihan Ini:

Cara Daftar PPDB Jateng SMA/SMK

Ilustrasi anak sekolah, siswa, murid, pelajar SMA. (Image by syarifahbrit on Freepik)

Berikut ini cara mendaftar PPDB Jateng jenjang SMA/SMK SPMB 2025:

  • Akses laman https://spmb.jatengprov.go.id/
  • Pilih menu Daftar Sekolah
  • Muncul notifikasi "Anda harus login untuk mengakses halaman ini", klik Oke
  • Login dengan NISN dan sandi
  • Masukkan kode captcha yang tertera
  • Klik Masuk, muncul notifikasi "Berhasil" lalu klik OK
  • Pilih menu Daftar, masuk ke Pendaftaran atau Pemilihan Sekolah
  • Pilih jenjang (SMA/SMK), jalur pendaftaran, kabupaten/kota, sekolah tujuan
  • Klik tombol Cek, perhatikan data yang diinput
  • Klik Simpan, dan simpan bukti pendaftaran dengan klik Cetak Bukti Pendaftaran.

Doa Supaya Lolos Masuk Sekolah Impian

Ilustrasi Islami, muslim, berdoa. (Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash)

Supaya diterima di sekolah impian, berikut ini doa agar segala keinginannya terkabul sebagaimana termaktub dalam hadis Rasulullah SAW.

Doa Pertama

Mengutip rumaysho.com, di antara doa yang bersumber dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagaimana yang disebutkan dalam As-Sunan dan Shahih Ibnu Hibban dari ‘Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar seseorang sedang berdoa:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA BI-ANNI ASYHADU ANNAKA ANTALLAHU LAA ILAHA ILLA ANTA, AL-AHAD ASH-SHAMAD LAM YALID WA LAM YUULAD WA LAM YAKUL LAHUU KUFUWAN AHAD.

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu atas dasar persaksianmu bahwa Engkau adalah Allah. Tiada yang berhak disembah kecuali Engkau. Yang Mahatunggal, Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, serta Yang tiada sesuatu yang setara dengan-Nya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda,

لَقَدْ سَأَلَ اللهَ بِالاِسْمِ الأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى، وَإِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ

“Orang itu memohon kepada Allah dengan nama-Nya yang agung. Jika nama-Nya itu digunakan untuk meminta, niscaya akan diberi dan jika digunakan untuk berdoa, niscaya dikabulkan.”

(HR. Abu Daud, no. 1493; Ibnu Majah, no. 3857; Tirmidzi, no. 3475; Ibnu Hibban, no. 891; Ahmad, 5:350; Ibnu Abi Syaibah, 10:271; Al-Haakim, 1:504. Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah mengatakan bahwa hadits ini sahih). Disebutkan dalam lafaz yang lain, “Engkau meminta kepada Allah dengan menggunakan nama-Nya yang teragung.”

Doa Kedua

Masih dalam As-Sunan dan Shahih Ibnu Hibban, dari Anas bin Malik, ia duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sementara tidak jauh dari mereka ada laki-laki yang sedang shalat. Kemudian, laki-laki itu berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA BI-ANNA LAKAL HAMDU LAA ILAHA ILLA ANTA AL-MANNAAN BADII’US SAMAAWAATI WAL ARDHI, YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM, YA HAYYU YA QOYYUUM.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Ia telah benar-benar memohon kepada Allah dengan menggunakan nama Allah yang paling agung. Jika nama itu digunakan untuk berdoa, niscaya akan dikabulkan. Jika nama itu digunakan untuk meminta, niscaya akan diberi.”

(HR. An-Nasai, 3:52; Abu Daud, no. 1495; Ibnu Majah, no. 3858; Tirmidzi, no. 3544; Ibnu Hibban, no. 893; Ahmad, 3:158, 245, 265; Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, no. 705; Ibnu Abi Syaibah, 10:272, dari jalur Anas, sebagiannya sahih dilihat dari dzatnya).

Penulis: Khazim Mahrur / Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya