Belanja Jor-joran, Bagaimana Liverpool Bisa Bayar Biaya Transfer Florian Wirtz?

Liverpool segera meresmikan pembelian Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen dengan rekor transfer klub. Mengapa sang pemain memilih Anfield, dan bagaimana ia akan digunakan?

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 14 Juni 2025, 03:41 WIB
Gelandang Jerman bernomor punggung 17, Florian Wirtz, merayakan gol pembuka dalam pertandingan semifinal Liga Bangsa-Bangsa UEFA antara Jerman dan Portugal di Munich, Jerman Selatan, Kamis dini hari WIB (5-6-2025). (Tobias SCHWARZ/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool memenangi perburuan panjang untuk Wirtz dengan biaya awal 100 juta pounds. Nilai ini bisa naik menjadi 116 juta pounds tergantung performa dan bonus.

Angka tersebut menjadikannya rekrutan termahal sepanjang sejarah Liverpool, menggeser nama-nama besar sebelumnya. Klub seperti Real Madrid, Manchester City, hingga Bayern disebut ikut bersaing.

Namun The Reds bergerak cepat dan konkret. Dua tawaran dari klub lain ditolak Leverkusen sebelum akhirnya menerima proposal Liverpool.

Pemain berusia 22 tahun ini mencetak 57 gol dalam 197 pertandingan bersama Leverkusen. Ia juga sudah mengoleksi 7 gol dari 31 caps bersama Timnas Jerman.


Mengapa Wirtz Pilih Liverpool?

Pada awal tahun 2021, Florian Wirtz ditaksir memiliki nilai banderol sebesar 24 juta euro. Harga pemain Bayer Leverkusen tersebut saat ini naik sebanyak 21 juta euro, atau menjadi 45 juta euro. (Foto: AFP/Pool/Thilo Schmuelgen)

Keputusan Wirtz memilih Liverpool bukan soal finansial semata. Ia menolak tawaran dengan nilai lebih besar demi bergabung dengan skuad asuhan Arne Slot.

Manchester City sempat difavoritkan, namun mundur karena menilai harga terlalu tinggi. Mereka akhirnya merekrut Rayan Cherki sebagai alternatif.

Bayern, yang sebelumnya jadi favorit kuat, ikut tersingkir karena beberapa faktor. Leverkusen tak ingin menjual ke rival domestik, dan di Munich muncul keraguan soal harga.

"Jika saya jujur, saya tak tahu apakah kami bisa membayar sebesar itu," kata Max Eberl, direktur olahraga Bayern. Visi Liverpool dan sejarah klub akhirnya jadi penentu.


Liverpool Belanja Besar, Uang dari Mana?

Pemain Liverpool, Mohamed Salah melakukan selebrasi setelah mencetak gol bersama Cody Gakpo (kiri) dan Conor Bradley (kanan) pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Aston Villa yang berlangsung di Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (10/11/2024) WIB. (AFP/Paul Ellis)

Transfer Wirtz bukan satu-satunya langkah besar Liverpool musim panas ini. Mereka juga telah mengamankan Jeremie Frimpong dari Leverkusen dengan nilai £30 juta.

Bournemouth juga tengah bernegosiasi untuk Milos Kerkez, bek kiri muda yang dihargai £45 juta. Jika terealisasi, total belanja Liverpool bisa mencapai £190 juta.

Bagaimana mereka membiayainya? Musim lalu, belanja Liverpool sangat minim. Hanya Federico Chiesa yang didatangkan dengan biaya £12,5 juta.

Kini, mereka didukung oleh pendapatan juara liga, uang partisipasi Liga Champions, dan kontrak apparel baru bersama Adidas. Model keuangan klub yang berkelanjutan jadi kunci pergerakan besar ini.


Apa yang Ditawarkan Wirtz?

Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen beraksi di Liga Champions 2024/2025.

Wirtz dikenal karena fleksibilitasnya di lini depan. Ia bisa bermain di kiri, tengah, bahkan sebagai gelandang serang murni.

Namun area favoritnya adalah sisi kiri atau posisi sentral, bukan di kanan yang sudah dikuasai Mohamed Salah. Ini membuka kemungkinan variasi baru di lini serang Liverpool.

Statistik musim lalu mencolok: 13 assist di Bundesliga, dan kemampuan dribbling yang di atas rata-rata gelandang serang. Ia juga dikenal sebagai pemecah pertahanan low block.

Lebih dari itu, Wirtz adalah pekerja keras. Ia masuk 10 besar Bundesliga untuk duel dan intersep, serta berada di lima besar untuk jarak tempuh dan sprint per laga.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya